Motivasi Hari ini :

Semakin Anda memahami lebih banyak tentang dunia di sekitar Anda, semakin bergairah dan penasaran terhadap kenyataan hidup dalam hidup Anda. Gairah adalah salah satu elemen pokok yang meringankan upaya dan mengubah kegiatan-kegiatan yang biasa-biasa saja menjadi suatu pekerjaan yang dapat dinikmati. Semakin besar “Mengapa” Anda akan semakin besar energi yang mendorong Anda untuk meraih sukses. Mimpi tidak hanya membantu Anda berhadapan dengan kegagalan, tetapi mereka juga memotivasi Anda secara konstan. Mimpi masa kini adalah kenyataan hari esok. Anda bisa, jika Anda berpikir bisa, selama akal mengatakan bisa. Batasan apakah sesuatu masuk akal atau tidak, kita lihat saja orang lain, jika orang lain telah melakukannya atau telah mencapai impiannya, maka impian tersebut adalah masuk akal. Menuliskan tujuan akan sangat membantu dalam menjaga alasan melakukan sesuatu. Apakah kita bisa untuk mengemban misi kita? Insya Allah kita bisa, karena Allah Mahatahu, Allah tahu sampai dimana potensi dan kemampuan kita. Jika kita tidak merasa mampu berarti kita belum benar-benar mengoptimalkan potensi kita. Jika target obsesi itu baik, maka memiliki obsesi bukan hanya baik, tetapi harus. Karena motivasi dari sebuah obsesi sangat kuat. Untuk menjadi sukses, Anda harus memutuskan dengan tepat apa yang Anda inginkan, tuliskan dan kemudian buatlah sebuah rencana untuk mencapainya. Bisakah kita meraih sukses yang lebih besar lagi? Merumuskan Visi dan Misi adalah salah satu bentuk dalam mengambil keputusan, bahkan pengambilan keputusan yang cukup fundamental. Visi dan Misi Anda akan menjiwai segala gerak dan tindakan di masa datang. Jangan takut dengan gagalnya meraih visi, kegagalan meraih visi sebenarnya bukan suatu kegagalan, tetapi merupakan keberhasilan yang Anda tempuh meski tidak sepenuhnya. Visi itulah yang akan menuntun perjalanan hidup Anda. Menciptakan kebiasaan baru adalah salah satu dari kunci sukses. Jika anda ingin sukses Anda harus mulai menciptakan kebiasaan-kebiasaan yang akan membawa Anda kepada kesuksesan. Jika Anda ingin menang— dalam bisnis, karir, pendidikan, olah raga, dsb— maka Anda harus memiliki kebiasaan-kebiasaan seorang pemenang pula. Jika Anda ingin suatu kehidupan yang berbeda, buatlah keputusan yang berbeda juga. Tengoklah kembali perjalanan Anda saat ini, akan menuju kemana? Apakah ke arah yang lebih baik, atau ke arah yang lebih buruk, atau tetap saja seperti saat ini? Tetapkanlah sebuah putusan dan jalanilah menuju konsekuensinya. Potensial pilihan Anda begitu melimpah, keputusan Anda dapat saja merubah hidup Anda secara dramatis dalam waktu singkat. Hanya satu motivasi yang ada, yaitu Allah. Adapun motivasi lainnya harus dalam rangka “karena dan/atau untuk” Allah. Cinta terbesar dan cinta hakiki bagi orang yang beriman ialah cinta kepada Allah. Sehingga cinta kepada Allah-lah yang seharusnya menjadi motivator terbesar dan tidak terbatas. Sukses yang sudah Anda alami di masa lalu akan membantu untuk memotivasi Anda di masa yang akan datang. Jika Allah yang menjadi tujuan, kenapa harus dikalahkan oleh rintangan-rintangan yang kecil di hadapan Allah? Jika mencari nafkah merupakan ibadah, semakin kerja keras kita, insya Allah semakin besar pahala yang akan diberikan oleh Allah. Jika nafkah yang didapat merupakan bekal untuk beribadah, maka semakin banyak nafkah yang didapat, semakin banyak ibadah yang bisa dilakukan. Uang + Ahklaqul Karimah akan menjadi modal yang sangat berharga baik untuk Anda sendiri, maupun untuk kemajuan Umat Islam. Kejarlah keduanya. Jika niat sudah terpancang karena Allah, tidak akan ada halangan yang bisa menghentikan seseorang melakukan sesuatu. Niat karena Allah ialah motivator yang utama dan seharusnya menjadi satu-satunya motivator kita. Jangan sampai kita terlena untuk memenuhi kekayaan duniawi yang sifatnya hanya sementara saja, hingga kita lupa akan tugas kita yang sesungguhnya di dunia ini yaitu mengumpulkan perbekalan untuk menuju kampung akhirat yang kekal. Jadi perkayalah diri Anda baik dengan materi maupun dengan ruhani, dan bagikan kekayaan tersebut kepada orang-orang yang ada disekitar Anda, terutama yang lebih membutuhkan. Ada peluang dan ancaman dibalik harta yang kita miliki. Tindakan kita akan mengacu kepada apa yang ada dalam pikiran kita. Jangan terpaku dengan asumsi dan persepsi sendiri, karena bisa salah. Cobalah mulai membuka pikiran Anda terhadap pikiran orang lain, tentu saja dengan filter nilai-nilai yang Anda anut. Seperti perkelahian orang yang kecil dengan orang yang besar, jika mengadu tenaga atau kekuatan tentu saja si kecil akan kalah, tetapi dengan kecerdikan, si besar bisa dikalahkan. Sudahkah Anda melihat dan meneliti apa yang sudah Anda lakukan dan membuat rencana ke depan agar lebih baik? Proyek besar tidak bisa diselesaikan sekaligus, tetapi harus dibagi-bagi kebagian yang kecil dan dapat dikendalikan. Anda hanya memerlukan rencana yang sederhana dan tetap sederhana, yang penting Anda konsisten menjalankannya. Dua hal yang perlu Anda ketahui sebelum memulai bisnis, pertama ketahuilah bahwa bisnis itu tidak mudah, kedua bekali diri Anda dengan sikap dan keterampilan yang memadai. Tetapi yakinlah bahwa Anda bisa. Rencana adalah jembatan menuju mimpimu, jika tidak membuat rencana berarti tidak memiliki pijakan langkahmu menuju apa yang kamu cita-citakan. Putuskan apa yang Anda inginkan, kemudian tulislah sebuah rencana, maka Anda akan menemukan kehidupan yang lebih mudah dibanding dengan sebelumnya. Rencana memberikan arah langkah Anda. Kunci pengelolaan waktu yang efektif: mengeset prioritas dan konsentrasi pada satu pekerjaan pada satu waktu. Untuk mencapai puncak, Anda harus melalui anak tangga dan terus menerus naik, maka Anda akan mencapai puncak yang Anda inginkan. Jika sukses merupakan akibat, tentu saja ada sebabnya. Jadi langkah pertama jika Anda ingin sukses ialah dengan mengetahui terlebih dahulu sebab-sebab yang membuat orang lain sukses. Apa yang membedakan Anda dengan orang lain yang sukses? Jawabannya karena Anda tidak mengerjakan apa yang orang sukses kerjakan. Segala sesuatu yang kita kejar selalu menuntut bayaran. Hal yang paling umum yang diperlukan saat mengejar cita-cita ialah mengganggu zona nyaman. Suatu saat mungkin Anda merasa dunia ini bau terasi, kemana pun Anda pergi bau terasi selalu tercium. Sebelum Anda memutuskan bahwa dunia ini penuh dengan terasi, periksalah diri Anda mungkin ada terasi pada kumis atau pakaian Anda. Untuk mengubah sikap, ternyata tergantung pada diri Anda sendiri. Menghilangkan sifat dengki pada diri kita akan membantu kita menuju kesuksesan baik dunia maupun akhirat. Dengan disiplin bukan saja kita tidak mendapatkan sangsi, tetapi dengan disiplin kita akan meraih sukses, terhindar (insya Allah) dari kecelakaan, dan disiplin juga adalah ibadah. Bermimpilah, buatlah tujuan dari mimpi Anda, buatlah rencana, lakukan rencana, dan capailah mimpi Anda. Mungkin saja di tempat lain rezeki Anda sudah menunggu. Jika Anda mempunyai misi mulia, jangan takut untuk gagal, bukan hasil yang akan dinilai, tetapi usaha Anda untuk mencapainya. Jika kegagalan menghampiri Anda bukan berarti Anda harus menyerah, tetapi cari jalan lain, kemudian kerjakan lagi. Sekali lagi, jangan cepat menyerah. Menyerah adalah salah satu cara untuk gagal. Jangan lupakan kegagalan, tetapi ambilah hikmahnya. Lupakan kekecewaan, karena harapan dimasa depan masih terbentang luas dan begitu cerah. Jika sudah tidak ada harapan, cobalah jalan yang lain. Masih banyak jalan lain yang bisa membawa Anda menuju kesuksesan. Anda telah mendapatkan sesuatu yang berharga pada kegagalan sebelumnya, sehingga kini Anda telah lebih bijaksana, lebih berpengalaman, dan lebih terampil. Diantara ribuan peluang dan kesempatan, di sana ada kesuksesan, namun dikelilingi dengan kegagalan. Ambil kesempatan dan peluang tersebut, biarkan Anda gagal dalam proses menemukan kesuksesan tersebut. Setiap kegagalan yang Anda buat adalah anak tangga Anda menuju puncak, yaitu sukses. Setiap kegagalan yang Anda temukan, memberikan arah yang jelas menuju sukses. Kegagalan: * dapat memberikan kekuatan * ladang mendapatkan pahala * dapat menggali potensi Anda * mengembangkan kreatifitas Anda. Apabila apa yang sudah Anda rencanakan dan Anda mimpikan tidak terwujud dengan sukses, maka langkah yang paling baik Anda ambil adalah bertawakal pada Allah SWT Jadi, berharaplah banyak, tetapi jangan kecewa jika gagal. Kecewa atau tidak, semua tergantung Anda, tergantung bagaimana Anda menyikapi kegagalan. Berharap sedikit hanya akan menghambat Anda mengoptimalkan potensi Anda. Lebih banyak Anda mencoba, akan mendekatkan Anda kepada sukses, meskipun Anda akan mengalami banyak kegagalan. Namun cuma itulah yang kita diperlukan, karena kita sering tidak tahu mana yang akan berhasil. Kebahagian yang didapatkan oleh orang yang menghindari kekecewaan adalah kebahagian yang semu, dia bukan bahagia tetapi hanya tidak kecewa saja. Banyak perusahaan yang dimulai dengan modal besar bangkrut, sebaliknya bisnis dengan modal kecil banyak yang berhasil. Jadi bukan uang yang menentukan keberhasilan Anda! Ubahlah sudut pandang Anda terhadap kegagalan, maka Anda tidak akan kecewa terhadap kegagalan yang Anda alami, setidaknya kekecewaan Anda akan sedikit atau sementara saja. Allah SWT mungkin memberikan ujian berupa kegagalan dan kehilangan kepada kita untuk mengajarkan hikmah kepada kita. Mungkin, kegagalan, masalah, dan lingkungan yang tidak menyenangkan adalah sebagian dari skenario Allah SWT dalam membina diri kita. Jangan hiraukan opini negatif Anda, bentuklah kebiasaan beraksi agresif dan positif terhadap ancaman, masalah, dan kegagalan. Fokuskan diri Anda pada sasaran akhirnya, terlepas apapun yang terjadi saat ini. Jika sikap kita benar, pengalaman mengecewakan akan memberikan hikmah yang membuat kita bahagia. Mari kita sama-sama belajar kepada pengalaman. Bukan saja pengalaman diri kita saja, tetapi kita juga bisa belajar pada pengalaman orang lain. Pengalaman adalah guru yang bijak. Ketekunan dan kesabaran jika digabungkan menjadi modal yang sangat besar untuk meraih sukses. Keberhasilan Anda adalah ditentukan oleh Anda sendiri dan takdir Allah SWT. Bukan oleh orang lain. Ketimbang tersinggung dengan ejekan dan kritikan, akan lebih baik jika kita malah mengambil manfaatnya. Kadang ejekan dari musuh lebih jujur dari pada pujian seorang teman. Para pemenang mangambil tanggung jawab terhadap hidupnya. Mereka tidak pernah menyalahkan orang lain atau pun lingkungan. Mereka tidak suka mencari-cari alasan terhadap kegagalan mereka. Dengan hidup di atas garis, kita tidak akan mandeg dengan alasan kondisi atau apa pun yang terjadi pada diri kita. Hidup kita akan lebih hidup. Kita akan bergairah dan memiliki determinasi yang tinggi dalam mencapai cita-cita kita. Orang yang biasa berdalih tidak akan mengambil pelajaran dari kesalahan dan kegagalan, kerena dia sudah siap untuk berdalih lagi. Tidak akan ada keberhasilan tanpa tindakan. Tidak akan tindakan tanpa keberanian. Jadi tidak akan keberhasilan tanpa keberanian. Sukses sejalan dengan keberanian. Jika wawasan Anda akan semakin luas, Anda akan menemukan jalan-jalan baru untuk meraih sukses. Insya Allah dalam waktu yang tidak lama ketakutan pada diri Anda akan hilang. Jangan takut menambah saingan dengan membina orang lain, rezeki Allah begitu melimpah di bumi ini. Dan Allah telah menetapkan rezeki bagi setiap makhluk-Nya bahkan hewan melata sekalipun. Ketakutan-ketakutan akan membatasi Anda untuk melakukan berbagai hal yang sangat berarti bagi Anda. Mulailah sekarang juga untuk melangkah, menuju tujuan Anda meskipun selangkah demi selangkah tetapi akan membawa Anda ke tujuan, asal arah yang Anda tempuh benar. Mimpi memang sangat perlu untuk memelihara gairah hidup dan kemajuan, tetapi mimpi tanpa disertai tindakan hanyalah seperti pepesan kosong belaka. Aplikasi atau tindakanlah yang membuat orang sukses, tentu saja setelah mimpi yang tinggi dan ilmu yang mencukupi. Bagaimanapun mimpi yang bernilai tinggi otomatis memerlukan pengorbanan yang tinggi pula dan kerja yang terfokus. Diam tidak pasti, bertindak tidak pasti, kalau begitu mendingan kita bertindak. Semakin berkerja keras kita, semakin beruntung kita. Apalagi jika niat kita lurus, tidak ada kerja keras kita yang sia-sia. Allah Mahatahu, sehingga pasti akan tahu apa yang terbaik bagi kita, termasuk mungkin kita harus lebih banyak berusaha. Sedetik waktu terlewat, tidak akan pernah bisa kembali. Maka jangan sia-siakan waktu yang kita miliki. Sesungguhnya waktu adalah hidup, dan hidup sendiri adalah menjalani waktu. Sejauh mana Anda menghargai waktu, berarti sejauh itulah Anda menghargai hidup Anda. Bekerjalah sebaik mungkin, pikirkan berbagai kemungkinan yang terjadi, sehingga jika kemungkinan tersebut datang kita sudah siap. Bisa saja esok akan lebih sulit. Ketidakpastian selalu menyertai kita, jangan lari, percuma. Yang perlu dilakukan ialah gunakanlah kreatifitas Anda untuk mencari solusi-solusi baru dan tetaplah semangat untuk mengaplikasikan solusi-solusi tersebut. Mungkin saja setiap masalah dan tantangan yang kita anggap sulit itu masih ada solusinya, namun belum terpikirkan oleh kita. Hindarilah membatasi diri Anda, pikiran-pikiran Anda, atau mimpi-mimpi Anda, sebab, apa yang kita lakukan atau apa yang kita buat esok hari tidak pernah terpikirkan hari ini. Manusia sudah diberi kemampuan untuk berkreasi. Tidak ada waktu yang lebih baik selain sekarang untuk memulai hidup yang baik. Anda tidak perlu untuk menciptakan ulang kehidupan anda di waktu yang sudah lewat. Mulailah meskipun hanya dengan satu langkah, yang penting anda memulai, jangan ditunda untuk besok. Jika Anda ingin beruntung, persiapkan diri Anda dengan membina sikap Anda dan membekali diri dengan berbagai keterampilan yang memadai. Anak bebek akan bertingkah seperti ayam saat menganggap dirinya ayam. Sebaliknya anak bebek bertingkah laku sebagai mana bebek lainnya saat dia sadar kalau dia itu bebek. Fenomena ini juga berlaku pada manusia, dia akan bertingkah sesuai dengan anggapan pada dirinya sendiri. Sekali kita underestimate terhadap diri sendiri, kita akan rugi, karena potensi kita akan terkungkung oleh batas yang terlalu sempit dibandingkan dengan batas yang sebenarnya. Cacat atau kekurangan lainnya mem ang akan membatasi kebebasan kita di suatu sisi. Namun kebebasan itu banyak dan bermacam-macam, jika salah satu kebebasan kita terpenjara, kita masih bisa mencari kebebasan yang lainnya. Jangan menganggap diri kita tidak mampu sebelum mencoba, belajar, dan berlatih. Kita memiliki keunikan masing-masing yang dapat menjadi keunggulan kita masing-masing. Jika Anda belum merasa memiliki keunggulan saat ini, mungkin Anda belum memiliki semangat yang tinggi dan motivasi yang kuat dalam rangka menggali potensi Anda. Untuk meraih keunggulan lebih tinggi kita memerlukan bantuan orang lain. Dalam mengahadapi perubahan dan untuk menjadi manusia unggul ada satu jalan yang tidak boleh tidak harus kita lakukan, yaitu selalu memperbaiki diri terus-menerus. Allah SWT memerintahkan kita untuk mau berpikir tentang penciptaan-Nya yang begitu menakjubkan, rumit, dan kompleks. Namun semua itu telah Allah SWT tundukan untuk kita. Ini sebagai tanda bahwa manusia memiliki kemampuan (dari Allah) untuk menundukan apa yang ada di langit dan di bumi. Mengevaluasi apa yang kita lakukan dan semua pencapaian kita. Apapun hasilnya akan menjadi fondasi kuat untuk kehidupan kita dimasa mendatang yang lebih baik. Lalui kesulitan dan betakwalah, maka kemudahan pun akan datang. sumber: motivasi-islami.com Ketika satu pintu kebahagiaan tertutup, pintu yang lain dibukakan. Tetapi sering kali kita terpaku terlalu lama pada pintu yang tertutup sehingga tidak melihat pintu lain yang dibukakan bagi kita. Dalam hidup,terkadang kita lebih banyak mendapatkan apa yang tidak kita inginkan. Dan ketika kita mendapatkan apa yang kita inginkan, akhirnya kita tahu bahwa yang kita inginkan terkadang tidak dapat membuat hidup kita menjadi lebih bahagia Bermimpilah tentang apa yang ingin kamu impikan, pergilah ke tempat-tempat kamu ingin pergi. Jadilah seperti yang kamu inginkan, kerna kamu hanya memiliki satu kehidupan dan satu kesempatan untuk melakukan hal-hal yang ingin kamu lakukan. Masa depan yang cerah berdasarkan pada masa lalu yang telah dilupakan. Kamu tidak dapat melangkah dengan baik dalam kehidupan kamu sampai kamu melupakan kegagalan kamu dan rasa sakit hati. Waktu kamu lahir, kamu menangis dan orang-orang di sekelilingmu tersenyum. Jalanilah hidupmu sehingga pada waktu kamu meninggal, kamu tersenyum dan orang-orang di sekelilingmu menangis. Semoga kamu mendapat cukup kebahagiaan untuk membuat kamu bahagia, cukup cubaan untuk membuat kamu kuat, cukup penderitaan untuk membuat kamu menjadi manusia yang sesungguhnya, dan cukup harapan untuk membuat kamu positif terhadap kehidupan. Yang memimpin wanita bukan akalnya, melainkan hatinya. Hari ini bila ia datang, jangan biarkan ia berlalu pergi. Esok kalau ia masih bertandang, jangan harap ia akan datang kembali Sesuatu yang baik, belum tentu benar. Sesuatu yang benar, belum tentu baik. Sesuatu yang bagus, belum tentu berharga. Sesuatu yang berharga/berguna, belum tentu bagus. Agama menjadi sendi hidup, pengaruh menjadi penjaganya. Kalau tidak bersendi, runtuhlah hidup dan kalau tidak berpenjaga, binasalah hayat. Orang yang terhormat itu kehormatannya sendiri melarangnya berbuat jahat. -Pepatah Arab Jangan tertarik kepada seseorang kerna parasnya, sebab keelokan paras dapat menyesatkan. Jangan pula tertarik kepada kekayaannya kerna kekayaan dapat musnah. Tertariklah kepada seseorang yang dapat membuatmu tersenyum, kerna hanya senyum yang dapat membuat hari-hari yang gelap menjadi cerah. Sungguh benar bahwa kita tidak tahu apa yang kita miliki sampai kita kehilangannya, tetapi sungguh benar pula bahwa kita tidak tahu apa yang belum pernah kita miliki sampai kita mendapatkannya. Masa depan yang cerah selalu tergantung pada masa lalu yang dilupakan. Kita tidak dapat meneruskan hidup dengan baik jika tidak dapat melupakan kegagalan dan sakit hati di masa lalu. Tentang Waktu Ambillah waktu untuk berfikir, itu adalah sumber kekuatan. Ambillah waktu untuk bermain, itu adalah rahsia dari masa muda yang abadi. Ambillah waktu untuk berdoa, itu adalah sumber ketenangan. Ambillah waktu untuk belajar, itu adalah sumber kebijaksanaan. Ambillah waktu untuk mencintai dan dicintai, itu adalah hak istimewa yang diberikan Tuhan. Ambillah waktu untuk bersahabat, itu adalah jalan menuju kebahagiaan. Ambillah waktu untuk tertawa, itu adalah musik yang menggetarkan hati. Ambillah waktu untuk memberi, itu adalah membuat hidup terasa bererti. Ambillah waktu untuk bekerja, itu adalah nilai keberhasilan. Ambillah waktu untuk beramal, itu adalah kunci menuju syurga. Harta yang paling menguntungkan ialah SABAR. Teman yang paling akrab adalah AMAL. Pengawal peribadi yang paling waspada DIAM. Bahasa yang paling manis SENYUM. Dan ibadah yang paling indah tentunya KHUSYUK. Wanita yang cantik tanpa peribadi yang mulia ,umpama kaca mata yang bersinar-bersinar, tetapi tidak melihat apa-apa Jangan sekali-kali kita meremehkan sesuatu perbuatan baik walaupun hanya sekadar senyuman. Anda bukan apa yang anda fikirkan tentang anda, tetapi apa yang anda fikirkan itulah anda Hidup tak selalunya indah tapi yang indah itu tetap hidup dalam kenangan. Hidup memerlukan pengorbananan. Pengorbanan memerlukan perjuangan. Perjuangan memerlukan ketabahan. Ketabahan memerlukan keyakinan. Keyakinan pula menentukan kejayaan. Kejayaan pula akan menentukan kebahagiaan. Kekayaan bukanlah satu dosa dan kecantikan bukanlah satu kesalahan. Oleh itu jika anda memiliki kedua-duanya janganlah anda lupa pada Yang Maha Berkuasa. Sampan tidak akan dapat belayar di padang pasir betapa pun jua empuknya pasir itu -Pepatah Arab Perjalanan seribu batu bermula dari satu langkah. - Lao Tze Kalaulah anda tidak mampu untuk menggembirakan orang lain, janganlah pula anda menambah dukanya. Gantungkan azam dan semangatmu setinggi bintang di langit dan rendahkan hatimu serendah mutiara di lautan Saya percaya, esok sudah tidak boleh mengubah apa yang berlaku hari ini, tetapi hari ini masih boleh mengubah apa yang akan terjadi pada hari esok.
Showing posts with label sikap sukses. Show all posts
Showing posts with label sikap sukses. Show all posts

Monday, October 22, 2012

Sifat Persistensi,Sifat yang Perlu dimilik untuk sekses

Okeh kita sekarang akan belajar mengenai sifat persistensi!



Sifat persistensi adalah sifat merasa 'hampir sukses' ketika dihadapkan keadaan belum sukses



Sekarang mari kita bahas lebih lanjut sifat ini. Andi sudah gagal 100 X dalam menembak cewek yang disukainya. Tetapi, ia selalu berfikiran, aaaahhh hampir.. hampir ajahh sukses, sedikit lagi asti akan sukses.


Ingatkah teman-teman tentang teori probabilitas pada uang koin? Apabila kita melempar sisi mata uang tersebut, apakah selamanya kita akan mendapatkan garuda terus-menerue? tentu tidakkan?? Begitu pula yang dinamakan persistensi ini. Sebenarnya penjabaran lebih spesisfik tentang optimisme. (optimisme cenderung lebih general kesannya) Jadi misalnya dari 10 kemungkinan dari kehidupan, dari 9 kegagalan, pasti ada 1 kesuksesan di dalamnya. Percayalah!

Monday, December 28, 2009

Saya telah ditolong oleh Shalat Tahajud dan Duha


Teman2, pembaca blogger,,, agaknya saya perlu menyinggung tentang shalat sunnah yang (konon) bisa membangkitkan banyak rejeki inihh. Cobalah anda melakukan sebagai suatu rutinitas, insya allah mengassyikkan dan hidup jadi lebih menyantai...




Jangankan saya, sudah banyak yang merasakan efek dari kedahsyatan kedua shalat ini,,,, He he he,, coba lakukan seumur hidup anda,, dan niscaya perhatikan perubahan yang terjadi pada anda, sekeliling anda, dan orang lain.. Insya allah bermanfaat.

Intinya, saya lebih enjoy menikmati hidup ini dengan rutinitas yang saya jalani... Buatlah seakan-akan shalat ini bukan karena kita diwajibkan, tetapi karena kita membutuhkan.

Friday, July 3, 2009

Gratis CD Motivasi Anthony Robbins !!


Siapa yang tidak kenal Anthony Robbins?? Motivator terkenal nomor 1 dunia ini, yang bikin anda kaget apa yang terjadi kalo anda mau mendapatkan secara gratis?? Bisa, bisa koq, sekali lagi bisa..


Tinggal download ajah link dibawah ini, @link 100 mb, so be careful klo you download nya di warnet!!


http://rapidshare.com/files/75765496/Anthony_Robbins.part01.rar


http://rapidshare.com/files/75765501/Anthony_Robbins.part02.rar


http://rapidshare.com/files/75765726/Anthony_Robbins.part03.rar


http://rapidshare.com/files/75765516/Anthony_Robbins.part04.rar


http://rapidshare.com/files/75765718/Anthony_Robbins.part05.rar


http://rapidshare.com/files/75765497/Anthony_Robbins.part06.rar


http://rapidshare.com/files/75765503/Anthony_Robbins.part07.rar


http://rapidshare.com/files/75765723/Anthony_Robbins.part08.rar


http://rapidshare.com/files/75765719/Anthony_Robbins.part09.rar


http://rapidshare.com/files/75765701/Anthony_Robbins.part10.rar


http://rapidshare.com/files/75765684/Anthony_Robbins.part11.rar


http://rapidshare.com/files/75765494/Anthony_Robbins.part12.rar


http://rapidshare.com/files/75765712/Anthony_Robbins.part13.rar


http://rapidshare.com/files/75765647/Anthony_Robbins.part14.rar




Password: maracuya683


Enjoy !!

Wednesday, June 24, 2009

Mau Sukses? Baca ini gan!!

Jangan mengukur sukses Anda dengan menghitung simbol-simbol prestise Anda dan meniru orang lain, tetapi dengan menghidupkan aspek-aspek mekanisme sukses :

S : Sense of direction (arah tujuan).
Anda mesti punya tujuan, suatu keinginan atau cita-cita yang ada dalam berbagai kemampuan anda.



U : Understanding (pengertian).
Anda harus memahami kebutuhan-kebutuhan Anda dan orang lain. Mungkin Anda sebuah pulau dalam diri Anda, tetapi Anda sebetulnya “tanah daratan” bersama orang lain.

C : Courage (keberanian).
Anda harus memiliki kebe-ranian untuk memanfaatkan kesempatan Anda dalam hidup. Jika Anda berbuat kesalahan, cobalah lagi dan lagi! Renungkanlah kata-kata Alfieri : “Seringkali keberanian teruji bukan untuk mati tetapi untuk hidup”

C : Compassion (rasa belas kasihan).
Anda harus punya belas kasih terhadap diri Anda sendiri dan juga orang lain. Anda mesti melihat diri anda dan orang lain dengan mata yang baik jika ingin bahagia dan membuang perasaan-perasaan sepi yang menakutkan. Schopenhauer berkata : “ Belas kasihan adalah dasar dari segala moralitas”

E : Esteem (penghargaan).
Jika Anda tidak memiliki rasa hormat atau penghargaan terhadap diri sendiri, tak seorang pun akan memberikan penghargaan pada Anda.Epictetus, filsuf Yunani pernah mengatakan, “Apa yang telah kubuat hilang ; apa yang telah kuberikan kudapatkan.”Ketika Anda menyumbangkan sesuatu untuk hidup Anda, Anda memperbesar rasa harga diri Anda ( sense of worth).

S : Self-acceptance (penerimanaan diri).
Anda harus menerima diri Anda sebagaimana Anda adanya. Jangan pernah mencoba menjadi orang lain. George Bernard Shaw mengatakan, “Lebih baiklah menjaga keberhasilan dan kecermelangan diri Anda, karena Anda adalah pintu untuk melihat dunia”. Kita dapat mengatakan, “Lebih baik menjaga kebersihan dan kecermelangan citra diri kita, karena ia pintu untuk melihat dunia ini”.

S : Self-confidence (percaya diri).
Anda harus ingat akan kepercayaan dan sukses-sukses yang lalu dalam segala usaha Anda sekarang. Anda mesti berkonsentrasi pada sukses Anda seperti para pemain profesional dalam olahraga. Mereka melupakan saat-saat kalah di masa lalu dan berusaha untuk menang sekarang ini. Anda harus pakai teknik tersebut untuk menjadi juara dalam seni kehidupan ini dengan mengingat bahwa Anda tidak dapat menjadi seorang juara 100% setiap kali.

Good Luck




Alphabet Menuju Sukses


Alphabet Menuju Sukses, semoga bermanfaat

A : Accept
Terimalah diri Anda sebagaimana adanya.

B : Believe
Percayalah terhadap kemampuan Anda untuk meraih apa
yang Anda inginkan dalam hidup.




C : Care
Pedulilah pada kemampuan Anda meraih apa yang Anda
inginkan dalam hidup.

D : Direct
Arahkan pikiran pada hal-hal positif yang meningkatkan
kepercayaan diri.

E : Earn
Terimalah penghargaan yang diberi orang lain dengan
tetap berusaha menjadi yang terbaik.

F : Face
Hadapi masalah dengan benar dan yakin.

G : Go
Berangkatlah dari kebenaran.

H : Homework
Pekerjaan rumah adalah langkah penting untuk
pengumpulan informasi.

I : Ignore
Abaikan celaan orang yang menghalangi jalan Anda
mencapai tujuan.

J : Jealously
Rasa iri dapat membuat Anda tidak menghargai kelebihan
Anda sendiri,
jadi hindarilah

K : Keep
Terus berusaha walaupun beberapa kali gagal.

L : Learn
Belajar dari kesalahan dan berusaha untuk tidak
mengulanginya.

M : Mind
Perhatikan urusan sendiri dan tidak menyebar gosip
tentang orang lain.

N : Never
Jangan pernah putus asa

O : Observe
Amatilah segala hal di sekeliling Anda. Perhatikan,
dengarkan,dan
belajar dari orang lain.

P : Patience
Sabar adalah kekuatan tak ternilai yang membuat Anda
terus berusaha.

Q : Question
Pertanyaan perlu untuk mencari jawaban yang benar dan
menambah ilmu.

R : Respect
Hargai diri sendiri dan juga orang lain.

S : Self Confidence, Self Esteem, Self Respect
Percaya diri, harga diri, citra diri, penghormatan
diri membebaskan kita
dari saat-saat tegang.

T : Take
Bertanggung jawab pada setiap tindakan Anda.

U : Understand
Pahami bahwa hidup itu selalu ada potensi untuk naik

V : Value
Nilai diri sendiri dan orang lain, berusahalah
melakukan yang terbaik.

W : Work
Bekerja dengan giat, jangan lupa berdo'a.

X : X'tra
Usaha lebih keras membawa keberhasilan.

Y : You
Anda dapat membuat suatu yang berbeda.

Z : Zero
Selalu ingat, usaha nol membawa hasil nol pula.

sumber: Kaskus.Us

10 Rahasia Sukses Orang Jepang




1. KERJA KERAS


Sudah menjadi rahasia umum bahwa bangsa Jepang adalah pekerja keras. Rata-rata jam kerja pegawai di Jepang adalah 2450 jam/tahun, sangat tinggi dibandingkan dengan Amerika(1957 jam/tahun), Inggris (1911 jam/tahun), Jerman (1870 jam/tahun), dan Perancis (1680jam/tahun). Seorang pegawai di Jepang bisa menghasilkan sebuah mobil dalam 9 hari, sedangkan pegawai di negara lain memerlukan47 hari untuk membuat mobil yang bernilai sama. Seorang pekerja Jepang boleh dikatakan bisa melakukan pekerjaan yang biasanya dikerjakan oleh 5-6 orang. Pulang cepatadalah sesuatu yang boleh dikatakan “agak memalukan” di Jepang, dan menandakan bahwa pegawai tersebut termasuk “yang tidak dibutuhkan” oleh perusahaan.

2. MALU

Malu adalah budaya leluhur dan turun temurun bangsa Jepang. Harakiri (bunuh diri dengan menusukkan pisau ke perut) menjadi ritual sejak era samurai, yaitu ketika mereka kalah dan pertempuran. Masuk ke dunia modern, wacananya sedikit berubah ke fenomena “mengundurkan diri” bagi para pejabat(menteri, politikus, dsb) yang terlibat masalah korupsi atau merasa gagalmenjalankan tugasnya. Efek negatifnya mungkin adalah anak-anak SD, SMP yang kadang bunuh diri, karena nilainya jelekatau tidak naik kelas. Karena malu jugalah, orang Jepang lebih senangmemilih jalan memutar daripada mengganggu pengemudi di belakangnya dengan memotong jalur ditengah jalan. Mereka malu terhadap lingkungannya apabila mereka melanggar peraturan ataupun normayang sudah menjadi kesepakatan umum.


3. HIDUP HEMAT

Orang Jepang memiliki semangat hidup hemat dalam keseharian. Sikap antikonsumerisme berlebihan ini nampak dalam berbagai bidang kehidupan. Di masa awal mulai kehidupan di Jepang, saya sempatterheran-heran dengan banyaknya orang Jepang ramai belanja di supermarketpada sekitar jam 19:30.Selidik punya selidik, ternyata sudah menjadi hal yang biasa bahwasupermarket di Jepang akan memotong harga sampai separuhnya pada waktu sekitar setengah jam sebelumtutup. Seperti diketahui bahwa Supermarket di Jepang rata-rata tutup pada pukul 20:00.

4. LOYALITAS


Loyalitas membuat sistem karir di sebuah perusahaan berjalan dan tertatadengan rapi. Sedikit berbeda dengan sistem di Amerika dan Eropa, sangat jarang orang Jepang yang berpindah-pindahpekerjaan. Mereka biasanya bertahan di satu atau dua perusahaan sampaipensiun. Ini mungkin implikasi dari Industri di Jepang yang kebanyakan hanya mau menerima fresh graduate, yang kemudian mereka latih dan didik sendiri sesuai dengan bidang garapan (corebusiness) perusahaan.

5. INOVASI

Jepang bukan bangsa penemu, tapi orang Jepang mempunyai kelebihan dalammeracik temuan orang dan kemudian memasarkannya dalam bentuk yang diminati oleh masyarakat. Menarik membaca kisah Akio Morita yang mengembangkan Sony Walkman yang melegenda itu. Cassete Tape tidak ditemukan oleh Sony,patennya dimiliki oleh perusahaan Phillip Electronics. Tapi yang berhasilmengembangkan dan membundling model portable sebagai sebuah produk yang booming selama puluhan tahun adalah AkioMorita, founder dan CEO Sony pada masa itu. Sampai tahun 1995, tercatatlebih dari 300 model walkman lahir dan jumlah total produksi mencapai 150 juta produk. Teknik perakitan kendaraan rodaempat juga bukan diciptakan orang Jepang, patennya dimiliki orang Amerika.Tapi ternyata Jepang dengan inovasinya bisa mengembangkan industri perakitan kendaraan yang lebih cepat dan murah.

6. PANTANG MENYERAH

Sejarah membuktikan bahwa Jepang termasuk bangsa yang tahan banting danpantang menyerah. Puluhan tahun dibawah kekaisaran Tokugawa yang menutup semua akses ke luar negeri, Jepang sangat tertinggal dalam teknologi. Ketika restorasi Meiji (meiji ishin) datang,bangsa Jepang cepat beradaptasi dan menjadi fast-learner. Kemiskinan sumber daya alam juga tidak membuat Jepangmenyerah. Tidak hanya menjadi pengimpor minyak bumi, batubara, biji besidan kayu, bahkan 85% sumber energi Jepang berasal dari negara lain termasuk Indonesia.

Kabarnya kalau Indonesia menghentikan pasokan minyak bumi, maka 30% wilayah Jepang akan gelap gulita. Rentetan bencanaterjadi di tahun 1945, dimulai dari bom atom di Hiroshima dan Nagasaki, disusul dengan kalah perangnya Jepang, dan ditambahi dengan adanya gempa bumi besar di Tokyo. Ternyata Jepang tidakhabis. Dalam beberapa tahun berikutnya Jepang sudah berhasil membangunindustri otomotif danbahkan juga kereta cepat (shinkansen) . Mungkin cukup menakjubkanbagaimana Matsushita Konosuke yang usahanya hancur dan hampir tersingkir dari bisnis peralatan elektronik di tahun 1945 masihmampu merangkak, mulai dari nol untuk membangun industri sehingga menjadikerajaan bisnis di era kekinian. Akio Morita juga awalnya menjadi tertawaan orang ketika menawarkan produk CasseteTapenya yang mungil ke berbagai negara lain. Tapi akhirnya melegenda dengan Sony Walkman-nya. Yang juga cukup unik bahwa ilmu dan teori dimana orang harus belajar dari kegagalan ini mulai diformulasikan di Jepang dengan nama shippaigaku (ilmu kegagalan).

7. BUDAYA BACA

Jangan kaget kalau anda datang ke Jepang dan masuk ke densha (kereta listrik), sebagian besar penumpangnya baik anak-anak maupun dewasa sedang membaca buku atau koran.Tidak peduli duduk atau berdiri, banyak yang memanfaatkan waktu di densha untuk membaca. Banyakpenerbit yang mulai membuat man-ga (komik bergambar) untuk materi-materi kurikulum sekolah baik SD, SMP maupun SMA.Pelajaran Sejarah, Biologi, Bahasa, dsb disajikan dengan menarik yangmembuat minat baca masyarakat semakin tinggi.


8. KERJASAMA KELOMPOK

Budaya di Jepang tidak terlalu mengakomodasi kerja-kerja yang terlalubersifat individualistik.Termasuk klaim hasil pekerjaan, biasanya ditujukan untuk tim atau kelompoktersebut. Fenomena ini tidak hanya di dunia kerja, kondisi kampus dengan lab penelitiannya jugaseperti itu, mengerjakantugas mata kuliah biasanya juga dalam bentuk kelompok. Kerja dalamkelompok mungkin salah satukekuatan terbesar orang Jepang. Ada anekdot bahwa “1 orang professorJepang akan kalah dengan satuorang professor Amerika, hanya 10 orang professor Amerika tidak akan bisamengalahkan 10 orangprofessor Jepang yang berkelompok” . Musyawarah mufakat atau sering disebutdengan “rin-gi” adalah ritual dalam kelompok. Keputusan strategis harus dibicarakan dalam”rin-gi”.

9. MANDIRI

Sejak usia dini anak-anak dilatih untuk mandiri. Irsyad, anak saya yangpaling gede sempatmerasakan masuk TK (Yochien) di Jepang. Dia harus membawa 3 tas besarberisi pakaian ganti, bento(bungkusan makan siang), sepatu ganti, buku-buku, handuk dan sebotol besarminuman yangmenggantung di lehernya. Di Yochien setiap anak dilatih untuk membawaperlengkapan sendiri, danbertanggung jawab terhadap barang miliknya sendiri. Lepas SMA dan masukbangku kuliah hampirsebagian besar tidak meminta biaya kepada orang tua. Teman-temenseangkatan saya dulu di SaitamaUniversity mengandalkan kerja part time untuk biaya sekolah dan kehidupansehari-hari. Kalaupunkehabisan uang, mereka “meminjam” uang ke orang tua yang itu nanti merekakembalikan di bulan berikutnya.

10. JAGA TRADISI

Perkembangan teknologi dan ekonomi, tidak membuat bangsa Jepang kehilangantradisi dan budayanya. Budaya perempuan yang sudah menikah untuk tidak bekerja masih ada danhidup sampai saat ini.Budaya minta maaf masih menjadi reflek orang Jepang. Kalau suatu hari andanaik sepeda di Jepangdan menabrak pejalan kaki , maka jangan kaget kalau yang kita tabrak malahyang minta maaf duluan. Sampai saat ini orang Jepang relatif menghindari berkata “tidak” untuk apabila mendapat tawaran dari orang lain. Jadi kita harus hati-hati dalam pergaulan dengan orangJepang karena “hai” belum tentu “ya” bagi orang Jepang.

Di Jepang mahasiswa Indonesia termasuk yang unggul dan bahkan mengalahkan mahasiswa Jepang. Orang Indonesia juga memenangkan berbagai award berlevel internasional. Saya yakin ada faktor “non-teknis” yang membuatIndonesia agak terpuruk dalam teknologi dan ekonomi. Mari kita bersama mencari solusi untukberbagai permasalahan republik ini. Dan terakhir kita harus tetap mau belajar dan menerima kebaikan dari siapapun juga.


Sumber : Kaskus.us


10 Tips Sukses Dunia Kerja


1. Jika kamu memulai suatu sistem, ingatlah bahwa kamu bisa berhenti kapan saja kamu. Kalau begitu kenapa harus berhenti sekarang?

2. Sukses berarti meningkatkan suatu sistem, menyewa lebih banyak orang, kerja lebih sedikit, menghasilkan lebih banyak uang dan mempunyai lebih banyak waktu.

3. Jika kamu bisa menyewa orang lain untuk melakukannya untuk kamu dan orang tersebut mampu melakukannya lebih baik dari kamu, kenapa kamu masih harus bekerja?

4. Pusatkan segala usaha anda untuk menciptakan suatu aset yang menghasilkan pemasukan. Itulah cara terbaik menjadi kaya.

5. Mereka yang mampu mengenali potensi diri dan mengembangkannya sambil melihat peluang dapat membangun kesuksesan yang mengagumkan.

6. Seorang pebisnis yang sukses akan mendapat untung pada saat membeli. Bukan menjual.

7. Seorang pebisnis yang berhasil dapat pergi berlibur kapan saja meninggalkan usahanya selama beberapa lama dan pada saat kembali mendapatkan usahanya lebih maju dari sebelumnya.

8. Kecerdasan tingkat tinggi adalah dia yang mampu berpikir di 2 sisi yang berlawanan secara bersamaan dan mampu mengambil keuntungan dari pemikiran tersebut.

9. Berpikirlah dengan menggunakan logikamu, bukan dengan emosimu. Maka kamu akan mendapatkan akal sehatmu.
sumber : kaskus.us

10. You are now is you were in the past. But you are now is you are in the future.




Friday, February 22, 2008

Tips Enak Jalani Hidup : Gak Muluk-muluk



Muluk-muluk itu hal yang sebenarnya sich sepele, etapi sangat susah dilakukan.. Apa pasalnya..? Kita seringkali berfikir untuk HaRus mendaptkan sesuatu, alias menuntut sesuatu dalam hidup. Ya, emang benar sich, kalau tdak ada tuntutan dalam hidup, hidup akan menjadi kosong, tidak berwarna, namun yang saya maksud adalah tidak menuntut yang berlebihan.


Bagaimana mengetes seseorang itu muluk-muluk atau tidak..? Coba tanakan pada diri sendiri :


Kalau misalnya ada tetanga kita yang mendapat jackpot 1 mlyar rupiah, terus anda tidak diberi.. Sikap anda..?


Teman sekantor anda yang termasuk bisa anda katakan saingan untuk promosi, bisa promosi, di sisi lain anda kalah dengan saingan anda.. Sikap anda..?


Di pagi hari yang cerah, suatu hari di depan rumah anda terdapat paket, ketika anda buka itu ternyata adalah kotoran sapi.. Sikap anda..?


Cukup segitu azalah... Semakin hati anda sakit, berarti anda masih belum siap menerima sifat tidak muluk-muluk...


Wednesday, February 20, 2008

Tips Ringan Untuk Sukses : Pe-De


:: Pe-De


Pe-De..? Mungkin kita anggap bahwa diri saya ini masih belum siap, gara gara berbagai macam alasan. Seperti karena Si Doi Lah, Karena belum Siaplah, dan juga banyak anggapan-anggapan serta alasan-alasan yang tidak perlu, yang malah membuat mental kita down..


Mengapa kita harus Pe-De..? Supaya kita dipercaya orang. Mengapa harus dipercaya orang..? Kalau gak mau dipercaya orang, mau dipercaya siape lagix..? Hewan..? Semut...!! Hi..hi..hi..


Apa penyebab kita ngga pede..? Ya itu tadi, karena berbagai macam alasan yang gak perlu, atau membesar-besarkan suatu masalah... Yang kalau kita maunya modal Jus Do It pun sebenarnya bisa...



Selain itu, kita jiga menganggap diri kita ini kecil. Padahal, sebenarnya kita adalah LEBIH DARI YANG KITA FIKIRKAN. Gak percya..? Tengoklah otak bawah sadar kita yang sebenarnya ia adalah sebuah raksasa, lebih jelasnya, baca artikle ini


Saturday, February 16, 2008

Good Mood..? Nonsens..!


rileks


Artikel ini ketika di sebuah warung nah, daripada nganggur, kebuang entah gimana, mending saya tuangin di blog ini..


Hati saya ada kalanya selalu bergejolak, kadang ia cenderung ke positif atau malah tarik ke negative. Nah, kalau kita lagi baik atau positif, kita pasti memberikan suatu 'efek' di sekeliling kita, efeknya adalah suatu hal yang terasa sejuk disekeliling kita. Sedang kalau kita dalam keadaan bad mood alias negative, saya menjadi tambah garang terhadap lingkungan sekitar, seakan dunia dengan segala isinya adala musuh saya.


Nah, bagaimana kita agar selalu terjaga dalam keadaan berbuat baik..? Saat sedang Bad Mood, memang seharusnya kita memaksakan diri kita untuk berbuat baik, tetapi kalau Good Mood, kita mungkin dengan enaknya / berlebih-lebihan berbuat baik. Apakah itu baik..? Belum tentu.


Disaat hati kita sedang good mood, ini berarti kita sebenarnya malah mendapat suatu godaan. Kok godaan..? Ya, bagaimana menjaga agar kita mengontrol kita untuk tidak good mood yang terlalu, namun senantiasa menjaga agar terhindar dari bad mood.


Caranya..?


Komitmen- Tanamkan pada diri kita bahwa dengan keyakinan tinggi, "Apapun yang terjadi saya harus dalam keadaan "netral".. Saya harus tetap stabil.."


Doa- Mintaah petunjuk Allah agar selalu dilapangkan pikirannya, dijaukan dari pkiran yang aneh-aneh


Meditasi- Cukup tarik nafas 3 x hitungan tahan nafas 3x hitungan dan buang nafas dengan 3 x hitungan


Tuesday, February 12, 2008

4 Alasan Mengapa Kita "Harus" Memberi


Memberi


Ada kalanya kita sebagai manusia ditakdirkan untuk menjadi orang yang baik dan buruk. Misalnya, saat saya melihat teman saya memelas, saya ingin berbagi sesuatu sesuai keinginannya, dan pada saat yang sama kita bisa saja tidak memberikan apa yang ia inginkan disebabkan karena suatu hal, yah.. saya anggap itu "berkelit" terhadap diri kita sendiri, nah itulah yang membuat hati kita itu ternoda oleh karena anggapan kita atas orang lain. "Kalau misalnya saya kasih, ntar saya nanti bagaimana donk..? " Begitulah kira-kira...


Untuk menjaga diri kita agar selalu dalam keadaan "mau berbagi" sebenarnya mudah kalau kita mengikuti kata hati kita yang menurut Ary Ginanjar Agustian, founder ESQ disebut "anggukan universal". Untuk mengasah kata hati kita, ada baiknya anda membaca artikel tentang 4 alasan ini, untuk mengalahkan argumen yang datang tanpa diundang...


1. Ingat Hukum Aksi Reaksi


Apabila kita meninju tembok, semakin kuat kita meninju,semakin kuat kita merasakan kekuatan "balasan" yang diasilkan oleh tembok yang barusan kita tonjok, mengenai tangan kita.. Saya kira itu adalah analogi yang pas untuk menggambarkan tentang kehebatan "memberi".. Semakin kita banyak memberi, semakin kita bisa mendapat banyak hasil, walaupun itu tidak langsung atau isa pula secara langsung..


2. Menyatu dengan Alam


Di alam, selain berlaku hukum rimba, juga berlaku pula hukum memberi.. Dengan memberi, kita berarti telah mengikuti "arus" alam, yang mana semakin kita tidak melawan arus, semakin kita bisa merasakan apa artinya hidup. Tumbuhan memberikan oksigen sebagai timbal balik karena manusia memberikan "polusi", ayam yang bertelur, yang biasa kita makan memberikan nilai gizi yang tinggi dan sebgai timbal baliknya, manusia "memberi kehidupan" kepada Ayam, atau begitu pla hewan-hewan lain yang tak kalah bergunanya, yang perlu tangan "pemberian" dari kita pihak manusia..


Jadi saya tegaskan, kita dan alam adalah menyatu. Kita memberi, alampun akan memberikan sesuatu pada kita..


3. Ingat akan hakikat Manusia


Benar, manusia adalh makhluk sosial, ia tidak bisa hidup sendiri, alo mau hidup sendiri sono ke hutan, lha wong tarzan ajah masih minta bantuan sama hewan-hewan hutan koq..


Memang, kita harus "memberikan diri kita" kepada orang lain dalam bentuk perbuatan yang baik, sikap, sifat, kebaikan atau yang lainya yang dapat membuat kita bisa berguna untuk oang lain -dan memang seharusnya kita begitu !!- Membantu orang lain termasuk bentuk pemberian segenap tenaga terhadap orang lain.. Jadi, kalau memang hati kita ada yang grundel dikarenakan kita pelit atau ogah memberi, itu sama saja kita melupakan hakikat kita sebagai manusia yang harus eksis. Dengan jalan apa..? Ya.. Memberi itu loh...!


4. Ingat bahwa roda kehidupan selalu berputar


Seperti pepatah, Selama bola masih bundar, kemenangan tidak bisa ditentukan diatas kertas. Taulah kalau kita hari ini, pasti akan berbeda dimasa yang akan datang. Nah, yang dipermasalahkan, kita saat hari ke depan kita kaya atau miskin..?


Sekarang, jangan jadikan memberi itu sebagai beban, tetapi sebagai kebutuhan.. Berani ???







Saturday, February 9, 2008

Long Life Education


:: Teman ::



Belum Cukup 1.000.000 Musuh Daripada 5.000.000 sahabat





Kayaknya sepele yack judulnya.. Namun kalo niatnyah buruk bangetz untuk nyelakain orang lain, wuih saatnya tu perlu di repair tuch... Bu.. bukanya saya cuman nyuruh ajack.. Namun, seiring dengan berjalanya waktu, kok rasanya hati ini kok selalu gak enak yach terhadap orang lain yang barusan aku lewatin, bahkan tiap aku lewatin.. Maksudnya, kalo papasan dengan orang lain, timbul negative thinking.. Pyuuhh...


Namun, itulah yang terjadi dengan saya, ni apakah saya terlalu manyak ya terhadap orang lain.. Saya selalu terpaut beberapa pendirian antara yang radikal atau yang memang pro.. Misalnya gini, kalo saya tiap ingat orang lain, pikiran negative selalu muncul, namun disisi lain perasaan positife selalu datang.. Menghilangkan negative thinking tadi belum sepenuhnya hilang, saya terpaut oleh pemikiran doktrin Buddha, janganlah terlalu menempel kepada buruknya keburukan suatu hal atau terlena dengan baiknya suatu kebaikan dalam hati rang lain.. Huh, susah ya artiinnya..?


Yah, itula yang terjadi pada kita, disaat kita dangkal pikiran, satnya kita isi dengan bermacam ilmu.. Semakin banyak ilmu yang kita dalami, kita akan menjadi tahu bahwa kita tidak tahu. Tentu.. Lha wong ilmu yang diberikan Allah itu sangat banyak, tengok saja fisika yang sudah buanyak cabangnya, bisa sampeyan cari di internet..


Long life education.. Yah itulah yang seharusnya kita canangkan, pada hidup kita... Dimana ada keraguan, disitulah saatnya kita perlu belajar...


Sekarang Saatnya Belajar Belajar dan Belajar...


Belajar bukan berarti identik dengan buku yang tebel-tebel.. Tetapi menurut guru saya adalah tentang ilmu hidup atau kalau Bung Andrie Wongso bilang adalah sekolah kehidupan..


Seperti yang pernah saya singgung pada artikel Hidup adalah membaca


Friday, February 8, 2008

Tunggu Kesempatan..? No Way..!!


Opportunity


Jangan katakan bahwa kita itu menunggu, makhluk yang suka menungu.. Mana tahan..? Yup, sebagian orang ada yang meninginkan ketungguan atau kalau dalam lagunya GIGI Kepastian Yang Ku Tunggu.. Daripada gitu, mending kita buat kesempatan itu datang bersama kita..


Ya.. BErarti kita menjadi magnet, layaknya magnet yang punya daya tarik yang sangat kuat, kitapun punya gelombang untuk menarik "kesempatan" yang tiap sat isa kita raih, disaat kapanpun, dimanapun.. Mungkin sat anda membaca ini, sebenarnya anda membuang sebuah kesempatan, tidak tahu kesempatan apa, namaun saya kira itu adalah urusan anda, bukan urusan saya. Lagipula ngapain juga saya ngorex urusan orang lain... Mikir diri sendiri ajah boo... Nggak-ngak, b-canda koq.. Hi..hi..hi..


Yup, jangan tunggu orang lain menjadi sukses.. Malah kita sendiri nantinya yang kan merasa dengaki atawa iri terhadap orang lain yang sukses, ingat penyesalan datangnya selalu belakangan. Jangan menyalahkan siape-siape dech kalo misalnya orang lain sukses..


Waktu terus berjalan.. Seperti kata Ustadz siapa itu yang lupa namanya, bahwa waktu itu laksana pedang yang akan menebas lehermu bila engkau menyia-nyiakannya..!


Mulai sekarang ayo.. Siapkan diri kita bukan untuk menunggu, tetapi untuk menciptakan.. Demi kebaikan diri kita sendiri.


Saturday, January 26, 2008

Takut = Tidak Ikhlas..?


Iam strong..!!!


Saya baru tahu sesaat saya baca suatu artikel tentang NLP. Dan pikiran sayapun mlayang-layang kemana-mana, dimulai dari seorang militan Al Qaeda yang karena Tuhan, mereka rela menghapuskan nyawa, membunuh yang bukan hak, membuat bom, meledakkan diri dan sebagainya, tak terfikirkan oleh kita, seberapa besar nyalinya gara-gara IKHLAS..


Saya ingat juga pada kaki tangan seorang mafia atau preman yang rela mengorbankan nyawanya demi atasannya atau pemimpinnya..


Begitupula murid yang rela mengorbankan nyawanya demi gurunya...


Sekarang, saya ingin berfikir ke bagian seseorang yang sedang nonton bioskop, yak terutama filmnya yang kebanyakan horor.. Maklum.. Sekarang khan jamannya yang Beranak dalam Kubur kek, Kuntilanak kek, Genderuwo kek. Saya liat tu kok ada keganjalan pada tiap penontonnya. Jadi, tiap selesai nonton, takut kalo sendirian di malam hari.. Itu kebanyakan dan menurut persepsi saya looh..


Kalau kata Blogger yang saya lupa namanya itu, bilang "Mungkin anda takut hantu gara-gara anda merasa pahala yang disetorkan ke surga belum cukup..". Coba sampeyan rasakan kalimat diatas.. Kok nggak ada hubungannya..? Ya ada donk.. Kalo kita merasa pahala yang diberikan atau yang kita punya sedikit, menghasilkan sifat tidak enak.. Kita bisa tahu orang yang perbuatannya cenderung negatif selalu tidak enak hatinya.. Sehingga orang tersebut merasa ada yang "mengganjal" antara hubungannya dengan Tuhan. Menyebabkan kerenggangan antara orang itu dengan yang maha kuasa...


Dengan adanya sifat yang mengindikasikan mengarah ke "untrust" terhadap Tuhan ini, menyebabkan ia tidak punya pegangan yang kuat terhadap apa yang akan dilakukan..


Kesimpulan :


Okey sekarang balik ke pernyataan bahwa Takut = Tidak ikhlas.. Dengan kita memiliki keyakinan yang kuat terhadap suatu hal yang kita anggap kuat dengan keikhlasan yang TINGGI, membuat anda bisa tahan banting... Saya Jamin..!!! Cobalah kalau ndak percaya.


Thursday, January 3, 2008

Formula 90 : 10


:: Ruinitas ::Suatu hari Dendy, seorang ayah yang berkecukupan, ia sedang tergesa-gesa masuk kerjanya, nah ketika sedang menyiapkan makanan, anaknya perempua n yang masih SD, menumpahkan kopi sehingga kemejanya basah. Kontan saja si Dendy marah-marah kepada anaknya sampai anaknya menangis.


Jemputan si anak datang, tetapi si anak ogah naik, karena malu mukanya sudah belepotan air mata, sang ayah memaksakan untuk memasukkannya ke dalam bis, karena si anak udah susah di beri tahu. Dendy mengendarai mobil, mak plencing tanpa pamit istrinya. Sudah anaknya tadi diajak geger, ke kantor malah tidak pamit lagi.. Begitu pikir si istri.


Sesaat ketika di jalan raya, karena macet + terlambat kata kotor keluar, "Bullsh*t, F*ck, (*)(&*&((%#!, Apa-apaan ini..!" 2 jam kemudian akhirnya sampai di tempat kerja, Sang Boss, siap dengan omelannya yang 30 menit baru selesai. Diiringi lelah dan berbagaio alasan, membuat rekannya menjadi "korbannya". Hubungannya dengan teman-temannya menjadi agak renggang. Ketika dimintai tolong oleh Dendy, mereka ogah. Jadi, untuk hari ini terpaksa harus menangani berbagai macam tugas yang menumpuk dikantor.


Pulang, ketika sore seperti biasa, jalanan macet. Seperti biasa, seorang Dendy tidak nikmat kalo belum menuntaskan perkataan ato belum nikmat kalo tak ada teriakan. Namun, supir di belakangnya tak terima dengan teriakannya, akhirnya dengan bel ala truk, ia hempaskan di depan carry putih milik Dendy. Nguooong.., begitupula disertai sahut-sahutan kendaraan yang Ngetem, Bis Kota, Sepeda Motor, becak,dll.


Sampai di rumah, Istrinya menjadi malas nyediain kopi. Wajahnya sewot melulu. Akhirnya sampai di ranjang, si istri tak kooperatif sama sekali, bahkan gak mau..


Begitulah sebuah rutinitas yang kadang-kadang pernah dirasakan. Kadang-kadang, pernahkah anda merasakan kesialan bertubi-tubi..? Seorang trainer pengalaman Ikhwan Sopa. Punya tips menarik, yakni dengan menggunakan formula 90:10.


100 % aktivitas kita ditentukan oleh yang maha kuasa, namun tidak ada salahnya kalau kita cukup mengubah 10% dari seluruh aktivitas yang ada. Sehingga efeknya berimbas kepada 90% aktivitas anda.


Sekarang kita kembali ke cerita awal.


Dengan menerapkan formula 90:10, sekarang kita ubah dikit ilustrasinya.


Suatu hari Dendy, seorang ayah yang berkecukupan, ia sedang tergesa-gesa masuk kerjanya, nah ketika sedang menyiapkan makanan, anaknya perempuan yang masih SD, menumpahkan kopi sehingga kemejanya basah. Si Dendy pun sabar dengan tingkah laku anaknya dan mengatakan kepada anaknya agar lain kali hati-hati. Anaknyapun tak merasa takut, dan pamit dengan Ayah ibunya.


Jemputan si anak datang, tetapi si anak naik,dengan senang, tanpa beban sambil melambaikan tangan kepadanya dan istrinya. Si Dendy, walaupun tahu terlambat,ia sempatkan menyium pipi istrinya disertai dengan seutas senyum. Sedikit, tetapi ikhlas..


Sesaat ketika di jalan raya, karena macet + terlambat kata kotor yang tadinya terfikir di hatinya, mending tidak dilepaskan. Ia memilih mendengarkan ceramahnya AA Gym, tantang kebiasaan untuk lebih menggunakan waktu luang dengan Baca Laillahailallah.


Tiba dikantor Sang Boss, siap dengan omelannya yang 30 menit baru selesai. Dengan sopan ia tatap mata sang boss, setelah menengarkan omelannya yang menyakitkan, ia memilih minta maaf tanpa basa-basi. Melihat kesungguhan si Dendy ke kantor, teman-temannya iba, tak tega melihat Dendy, akhirnya teman-temannya memilih untuk membantu Dendy menyelesaikan pekerjaan kantornya.


Pulang, ketika sore seperti biasa, jalanan macet. Seperti biasa, seorang Dendy tidak nikmat kalo belum menuntaskan perkataan ato belum nikmat kalo tak ada teriakan, ia memilih diam. Memilih berdzikir Lailahaillalah. Diantara teriakan kotor para supir.


Sampai di rumah, Istrinya keliatan siap memijit kaki si Dendy. Dengan sedikit melepas kepenatan ditambah seduhan kopi dari cinta sang Istri, si Dendy lebih memilih menceritakan hal-hal yang membuat senang sang Istri, bukan rutinitas kantornya.


Dari cerita diatas, kita sebenarnya bisa merubah sedikit kesialan dalam habit kita, walaupun hanya 10%, pasti akan ada efeknya...


Monday, December 31, 2007

Selalu Semangat


:: Go Working Happy New Year ::


Mendekati akhir tahun, Budi semakin hilang semangat. Tidak mungkin mengejar target bulan ini. Apalagi kalau dihitung-hitung waktu yang tersisa bulan ini hanya tinggal beberapa hari lagi. Sebentar lagi banyak calon pelanggan yang berlibur akhir tahun. Budi kesal. Orang lain senang kalau ada libur panjang, tapi Budi paling kesal kalau musim liburan tiba. Apalagi libur panjang. Mau menawarkan produknya kepada siapa?


Semua orang yang dikenalnya pasti pergi berlibur. Kalaupun tidak libur, biasanya tidak banyak kegiatan di kantor mereka. Biasanya order ditunda tahun depan.



Pagi ini Budi menghadiri undangan salah seorang teman yang berulang tahun. Acaranya sederhana saja. Makan pagi ramai-ramai di pinggir jalan. Menunya bubur ayam lengkap. Enak juga sih, soalnya gratis.



Selesai makan, mereka masih bercakap-cakap dan bercanda. Saat itu kebetulan di samping mereka terdapat sekelompok orang yang sedang makan bubur ayam juga.



Dari pembicaraan mereka, agaknya orang-orang itu adalah karyawan dari sebuah perusahaan yang baru saja selesai mengikuti acara akhir tahun di perusahaannya. Mereka dari berbagai daerah. Hari ini sebagian dari mereka akan pulang ke kotanya masing-masing.



Ketika semua sedang berbincang-bincang, tiba-tiba salah seorang dari mereka melihat seseorang yang baru saja turun dari mobil dan berjalan memasuki sebuah gedung perkantoran tak jauh dari tempat mereka makan.


Dia terkejut dan berkata,


"Eh, itu dia Bapak Agus. President director-nya. Wah susah sekali menemui beliau. Sudah tujuh bulan aku belum juga berhasil menemuinya. Sibuk sekali dia. Presdir sih."



Semua teman-temannya memandangi Bapak Agus yang sedang berjalan cepat masuk ke gedung. Sambil makan, mereka mengangguk-angguk.



Tiba-tiba, salah seorang dari mereka, seorang ibu yang mungkin berusia sekitar 50 tahun, langsung berdiri. Dia berdiri dengan mulut yang masih mengunyah ayam, meninggalkan bubur ayamnya, menyambar


tasnya lalu berlari cepat-cepat ke gedung tersebut.



Semua orang kaget. Tak ada seorang pun dari mereka yang bergerak. Tak ada seorang pun yang menyusulnya. Semua hanya kaget dan memandanginya berlari-lari. Beberapa orang menggeleng-gelengkan kepala.



Budi melihat semua kejadian ini dengan jelas. Budi mencoba meneba-nebak apa yang sedang dilakukan oleh ibu tadi.



Apa tujuannya masuk ke gedung itu? Apakah ada hubungannya dengan Bapak Agus itu? Apakah dia akan mengejar dan menjumpai Bapak Agus? Apakah dia hanya kebetulan saja ingin ke kamar kecil cepat-cepat?


Apakah dia ada janji, dan hampir lupa janjinya? Entahlah.



Budi ingin mengetahui jawabannya. Karena itu Budi memutuskan untuk menunggu ibu itu kembali. Dia ingin tahu apa yang dilakukannya.



Sekitar 20 menit kemudian, ibu itu kembali ke tempat bubur ayam sambil tersenyum-senyum. Semua teman-temannya menyambutnya dengan antusias.



Mereka menanyakan apa yang telah dilakukan ibu itu. Budi juga ingin tahu. Sambil tersenyum-senyum, ibu itu berkata,



"Saya mengejar Bapak Agus." Teman-temannya kaget. Malah pria yang tadi mengenali Bapak Agus, terheran-heran,



"Hah?? Pak Agus?? Bisa ketemu? Berhasil?!"



Ibu itu mengangguk.



"Ketemu, dong. Pak Agus sudah masuk lift. Saya kejar. Hampir saya kejepit pintu lift. Tapi saya berhasil masuk. Malah Pak Agus yang membantu menahan pintu untuk saya. Jadinya malah berkenalan di dalam lift."



"Terus bagaimana?" tanya teman-temannya.



"Ya, udah. Saya langsung bilang bahwa saya memang ingin menemui Pak Agus. Jadi saya langsung meminta waktu untuk bertemu. Eh, dia oke. Asyiiik."



Teman-temannya bertepuk tangan.



"Terus bagaimana hasil pertemuannya?" tanya mereka.



Budi semakin tertarik untuk mendengarkan.



"Ya, bagus. Saya langsung presentasi singkat. Dia sih pada dasarnya oke. Hanya saja dia minta saya presentasi lagi minggu depan di hadapan para manajernya. Katanya hanya untuk berkenalan dengan mereka. Soalnya dia juga bilang sudah oke dengan produk kita. Pasti beli deh!"



Teman-temannya bertepuk tangan lagi.



Wah! Budi tercengang melihat peristiwa itu. Ibu yang tadi betul-betul luar biasa. Sudah tahu Pak Agus sulit ditemui, eh begitu melihat Pak Agus, dia langsung memanfaatkan kesempatan untuk menemuinya. Ibu itu bisa menggunakan kesempatan dalam kesempitan.



Dia berpikir cepat, juga segera mengikuti dorongan hatinya, dan berani langsung bertindak. Pada saat semua orang sedang santai, bahkan saat itu mereka sedang tidak bekerja, sedang santai, sedang libur, tapi ibu itu tetap bersemangat tinggi.



Budi sangat senang. Rasanya kepalanya yang tadi kusut jadi ringan, hatinya menjadi gembira. Semangatnya bangkit kembali. Dia yang tadinya kesal karena sudah musim liburan, kini melihat bahwa yang menentukan keberhasilan seseorang bukan suasana atau hari libur, tapi orang itu sendiri.



Semangat orang itu sendiri. Juga tindakan yang cepat. Ibu itu berhasil menjual di saat yang tidak disangka-sangka. Bahkan ibu itu juga tidak menyangka. Dia hanya bermodalkan semangat.



Budi kini sadar. Dia tidak perlu kesal. Tidak perlu frustrasi. Tidak perlu menyalahkan liburan. Yang penting tetap bersemangat. Manfaatkan tiap kesempatan. Never give up!!! Whatever happens!!!


Friday, December 28, 2007

My Goal At 2008


Heah, yuhu.... kale ini, saya mau nulis aim untuk 2008, yah biasa lah.. Agar saat ngeblog ini jadi punya motivasi untuk gak males... Mmmaksudnya, biar ada semangat getuh.. Artikel ini terinspirasi dari impiannya Mas Cosa, cieee... walaupun pemilik blog ini gak rame-rame amat, dikunjungi.. tapi setidaknya setelah baca postingan gue jadi -Hiiksss.... - pengin lah memberikan sedikit kocek berupa opinilah, komentar lah... dsb.


Emang sich gue kagak bisa ngasih kontes review kayak di Mas Cosa , maklum koceknya juga masih BuLan TuWek.. <dobel> Hikks.. </dobel>


Langsung saja yach...







  1. Paling gak, terdapat 30 pengunjung online tiap Hari



  2. Newsletter Inspirasi setidaknya di subscribe 50 orang lah...



  3. Komentar paling nggak ada 15 per postingan lah...



  4. Tetap bisa bagi waktu antara KerJa n Blogging



  5. Terus bertahan di BlogSpot



  6. Posting Artikel sekurang-kurangnya 1 minggu sekali



  7. dst... dst...






Memang sich, blog ini bukanlah setenar selebritis seperti NdoroKakung, Antobilang, TikaBanget, Bung Priyadi, Bung Budi Putra, atau seperti Bung Herman..


Okelah cukup sekian kaleidoskop tahun ini, dan mari kita memulai 2008 yang baru..!




Jadi teringat kata pepatah, "Kalau Bisa Mengimajinasi Yang Tinggi, Mengapa nglakuin yang rendah..?"




Tuesday, December 25, 2007

Membaca Harus Jadi Budaya..!


:: Membaca Harus Jadi Budaya ::


Beberapa teman mungkin keberatan kalau yang namanya hidup membaca itu mungkin kayak orang yang kutu-buku, tap hari yang dihadapi itu kok bentuk tulisan saja... Phew, mana mata capek lagi... So what getu loch..


Kaizen, sistem menegement Jepang yang menutamakn kesempurnaan dan selalu mengejar kesempurnaan, ini menganjurkan kita untuk membaca dan membaca. Anda ingat khan iklannya Tantowi Yahya yang menganjurkan kita untuk membaca yang isinya katanya kalau gak memaca tuh, malah bikin kita dekat dengan kemiskinan.. Ingat konsep Tantowi YahYa, Gak Mbaca = Bodoh = Miskin.


Saya jadi teringat postingannya Mas Fatih tentang MeMbACa :




Membaca Sebagai Gaya Hidup




Oleh: Mario Gagho




Senin memang hari kurang tepat untuk mengunjungi FRRO (Foreign Regional Registration Officer). Tapi berhubung resident permit saya sudah tinggal sekian hari lagi, saya terpaksa datang. Benar.


Suasana ramai sekali di kantor imigrasi itu. Persis seperti di lounge ruang tunggu bandara. Saya mengambil posisi duduk di sudut belakang supaya bisa agak bebas "memata-matai" yg baru datang maupun yg sudah duduk menunggu namanya dipanggil. Duduk di samping saya sebuah keluarga bule, suami istri dan dua anaknya yg masih kecil, antara usia 10 dan 12 tahun.


Berbeda dg kalangan bangsa lain termasuk NRI (non-resident of India) yg sibuk ngobrol dan ribut, keluarga bule ini duduk tenang di kursi masing-masing. Anehnya, semua sibuk membaca. Suami tampak sedang membaca "My Life"-nya Bill Clinton, si istri membaca novel karya novelis favorit saya, John Grisham.


Sedang kedua anak mereka asik membaca komik Archie. Rencana untuk mengajak mereka ngobrol saya urungkan, takut mengganggu; dan saya pun jadi membuka buku karya Edward W. Said "the End of the Peace Process" yg sudah sebulan lebih saya pinjam dari Qisai tapi belum beres juga bacanya. Pemandangan orang bule yg lagi asik membaca juga sering kita lihat di mana-mana: di bandara, dalam pesawat, dalam bis, dll. ....................................


Sumber: afatih.wordpress.com







Yah, begitulah sebuah keluarga di luar negeri yang saya kira sarat akan informasi.. Apakah kita yang sesama manusia, tidak merasamalu dengan di eksposnya sebuah keluarga yang betah baca buku...? Orang pasti bilang kalo baca buku tu identik dengan kacamata tebel, ngga gaul...! Coba dech tengok sedikit tulisan mas fatih tentang membaca sebagai lifestyle (sekuel keduanya) :




............Sebaliknya, cewek atau cowok cakep yg tidak brainy (karena jarang atau tidak pernah membaca) betul-betul sangat membosankan, baik sebagai pribadi apalagi sebagai lawan bicara. Sejam atau dua jam berbicara dg mereka mungkin masih menarik karena periode ini biasanya dipakai untuk bertukar pengalaman dan kisah.


Namun, tahankah kita berbicara dg bahan yg sama berulang-ulang? Dan tidak bosankah kita mendengar kisah atau penuturan lanjutannya yg hanya berupa gosip-gosip sampah terbaru? Anda pasti tidak akan tahan, kecuali apabila Anda satu golongan dengan mereka. Kalau cewek atau cowok cakep yg tidak gemar baca membuat kita bosan, bagaimana dg cewek atau cowok yg tidak cakep dan tidak gemar baca?........<>


Sumber: afatih.wordpress.com





Setelah baca postingan diatas, kayaknya kita salah dech menilai seseorang bahwa kalau seseorang itu seorang kutu buku, kalau diajak pacaran pasti gak asyik..! Lanjut lagi dengan potongan postingan dari mas Fatih :




.......Membaca membuat otak yg awalnya cuma berisi "batu"
berubah jadi zamrud; otak yg awalnya berbentuk kerang
berubah menjadi mutiara; otak yg awalnya berbentuk
pasir berubah menjadi emas. Isi otak kita adalah
representasi dan akan meresonansi (menggaung) pada
kepribadian dan perilaku keseharian kita dalam
merespons terhadap sesuatu hal. Dan respons kita pada
suatu atau banyak hal itu akan menentukan apakah kita
pribadi yg brainy atau dummy.....


Sumber: afatih.wordpress.com




Bagaimana pendapat para ahli..? Okeh, saya cuplik isinya :






Apa yg harus dibaca? Menurut dr. Kartono Mohamad-
mantan Ikatan Dokter Indonesia (IDI), kolomnis di
berbagai media cetak dan anggota milis nasional
ppiindia- mengatakan: "Bacalah apa saja yg Anda
suka!" Koran, majalah, buku, komik, milis, dll.
Membaca membuat kita tidak kekurangan bahan untuk
berbicara dan menulis. Membaca membuat kita bisa
berbicara dg siapa saja sesuai dg profesi lawan bicara
kita. Bukan lawan bicara kita yg harus beradaptasi dg
kita.


Salah satu perbedaan antara pribadi yg civilized dg yg
masih "tribal (kampungan)" adalah yg pertama bisa
beradaptasi dg yg kedua; sementara yg kedua-disadari
atau tidak- selalu menuntut agar orang lain
beradaptasi dg dia.


Mahasiswa yg kuliah dan selalu naik tingkat itu indah.
Dan mahasiswa yg gemar membaca dan tidak kampungan
dalam bersikap dan merespons fenomena yg terjadi di
sekitarnya-di level lokal, nasional dan
internasional-akan lebih indah lagi.***


Sumber: afatih.wordpress.com




Saya akhirnya menyadari, betapa pentingnya MEMBACA..!

Oke Cemol, sekarang saya tahu manfaat dari membaca, tetapi bagaimana cara mengasah kemampuan kita untuk membaca..?


Ehm.. aduh.. saya ni sebenarnya bukan profesor yang ahli ilmu baca.. Okeh, saye cuplik lagi yah..!




Ketrampilan Dasar untuk Membaca yang Efektif.

Sebelum kita mengembangkan kemampuan membaca dengan efektif, kita perlu
menguasai terlebih dulu beberapa ketrampilan dasar, yaitu:

1. Konsentrasi


Salah satu teknik untuk mengembangkan daya
konsentrasi adalah teknik kontemplasi. Kontemplasi adalah suatu teknik
menggunakan pikiran kita seperti sebuah lampu senter (searchlight) untuk mencari
dan menemukan informasi baru
. Untuk melatihnya, anda perlu lakukan setiap hari
(sedikitnya 5 menit sampai maksimum 10 menit per latihan).


Caranya dimulai dengan fokus terhadap apa yang ingin kita ketahui. Misal, kita ingin mengetahui
cara meningkatkan kecerdasan finansial (membaca buku Robert Kiyosaki misalnya),
kemudian pikirkan gagasan tersebut secara mendalam dan tanyakan pada diri anda
pertanyaan-pertanyaan seperti, "Apa artinya kecerdasan finansial? Apa
implikasinya pada hidup saya? Apakah hal tersebut bisa saya lakukan? Dan
seterusnya lakukan sampai sekitar 5-10 menit.

Jika anda sudah bisa bertahan konsentrasi 10 menit, tingkatkan kemampuan anda
dengan berlatih langsung membaca sebuah buku 10-20 menit. Lakukan setiap hari
sampai daya tahan konsentrasi anda meningkat sedikit demi sedikit.


2. Membuat Peta Pikiran (Mind Mapping)


Caranya :


a. Mulai dengan topik di tengah-tengah halaman.
b. Gunakan kata-kata kunci.
c. Buatlah cabang-cabangnya
d. Gunakan simbol, warna, kata, gambar dan citra (images) lainnya.
e. Gunakan seperti poster dengan dasar putih bersih.
f. Buat tulisan atau gambarnya warna warni
g. Gunakan alat tulis berwarna terang


3.Relaksasi


Pada prinsipnya dikatakan bahwa otak atau pikiran kita lebih mudah menyerap dan
mengingat informasi pada saat kondisi pikiran kita relaks yang ditunjukkan dengan frekuensi gelombang otak yang rendah.


Berikut caranya :
1. Bernafas lewat hidung dengan perlahan dalam 3 hitungan.
2. Kembungkan perut Anda setiap kali Anda menarik nafas.
3. Lalu keluarkan lewat hidung dengan perlahan dalam 6 hitungan.
4. Ulangi sebanyak dua kali.


Sumber: Biasaajah


By The Way, Anyway Busway, teknik ini juga cocok untuk menyembuhkan pusing loh...!


Sumber:Agus Rasidi






Mol, lo dah kasih gue tips untuk ngasah ketrampilan gue membaca, trus penerapannye gimana..? Lo jangan mosting aneh-aneh kalo belum runtut postingannya..!


Sabar Bos... Masih ada lanjutannya..!




Teknik Membaca Cepat


ebelum mulai membaca ada sejumlah alat bantu yang dapat membantu kita untuk
dapat memahami keseluruhan isi sebuah buku:

Sampul buku:
Biasanya pokok pikiran terpenting dari sebuah buku tercetak di sampulnya.
Informasi ini membantu penjualan buku dan memberikan perspektif penerbit tentang
isi buku. Sampul buku memberikan gambaran kepada kita tentang apa yang akan kita
dapatkan di bagian dalam.

Biografi penulis:
Informasi ini akan memberi tahu kita tentang latar belakang pendidikan,
pengalaman dan kegiatan penulis saat ini yang membuat ia bisa menulis buku
tersebut. Dengan memahami informasi tentang penulis akan membantu kita untuk
lebih mudah mengikuti alur pemikirannya dalam buku tersebut.

Bagian awal:
Bagian ini terdiri atas kata pengantar, prakata, atau bab pendahuluan (prolog).
Biasanya justru bagian-bagian ini yang perlu secara mendalam kita pelajari,
karena intisari seluruh gagasan penulis tentang tema buku tersebut terangkum
dalam bagian awal buku. Yang jelas bagian ini memaparkan tujuan penulisan �?"
pernyataan misinya. Pada titik ini kita bisa memutuskan untuk membaca lebih
lanjut atau kita hanya akan menggunakannya untuk referensi.

Daftar Isi:
Sebenarnya bagian ini adalah kerangka buku. Penulis menggunakan masing-masing
topik bab sebagai gantungan untuk menjelaskan keseluruhan pemikirannya tentang
topik tertentu. Ada berapa bagian? Berapa bab? Bacalah Daftar Isi dengan teliti
untuk melihat apakah topik-topiknya sesuai dengan apa yang kita cari.

Indeks:
Teliti indeks di bagian belakang buku. Lihat apakah ada kata-kata kunci yang
menarik bagi anda.

Kita harus memeriksa semua hal tersebut sebelum membaca bukunya. Inilah yang
disebut dengan proses scanning, yaitu kita melihat secara selintas keseluruhan
isi dari buku yang akan kita baca. Begitu mulai membaca, kita bisa bebas
melompati materi yang sudah kita ketahui atau materi yang tidak kita minati.

Pada bagian tertentu kita bisa mendalami karena ada topik atau informasi yang
harus kita cermati dan kita cerna lebih dalam. Proses ini disebut dengan proses
skimming.


Sumber:Agus Rasidi





Nah, sekarang kita tiba pada penghujung acara <cie-cie-cie........>





Berikut adalah hal-hal yang perlu untuk membaca dengan efektif:

1. Setelah melakukan proses scanning, kita dapat membuat peta pikiran (mind
charting) buku tersebut.
Tidak usah terlalu detil, tetapi cukup informatif untuk menjelaskan isi buku
dalam satu halaman kertas. Kalau perlu kita lakukan rekonstruksi terhadap daftar
isi digabung dengan informasi lain dari biografi, kata pengantar, pendahuluan
dan sinopsis di sampul buku tersebut.

2. Siapkan stabilo atau alat tulis untuk menandai informasi atau apa saja yang
ingin kita ingat.

3. Pahami jalan pikiran penulis.
Semakin cepat kita mengetahui topik, tujuan, pokok masalah materi yang kita
baca, semakin baik pemahaman dan ingatan kita akan hal itu.

4. Hindari baca kata per kata dan kalimat per kalimat.
Coba tangkap sekelompok kata dengan mata anda setiap kali
menggerakkannya.Apalagi untuk buku berbahasa asing, kita tidak perlu
menterjemahkannnya kata demi kata, karena akan menghambat proses penyerapan
informasi dalam otak anda.
Bandingkan anda membaca dengan bersuara dan membaca dalam hati. Kecepatannya
akan berbeda jauh.
Biasanya saya berkonsentrasi pada kalimat pertama dan kalimat terakhir dari
sebuah paragraf, atau mata saya melihat seluruh badan paragraf dan menangkap
pesan intinya.

5. Buatlah ringkasan sambil membaca.
Jika tak ada ringkasan bab, buatlah sendiri setiap selesai membaca satu bab.

6. Bandingkan dengan tulisan lain bertopik sama yang pernah anda baca.
Ingat teknik kontemplasi. Cobalah mengembangkan pertanyaan-pertanyaan dan kaitan
satu sama lain seperti anda mencari sesuatu dengan senter.

7. Untuk mempermudah kita menggunakan buku tersebut sebagai referensi, kita bisa
mencatat isi buku tersebut dalam sebuah buku catatan atau kertas khsusu yang
dapat kita simpan dan kita lihat kembali setiap saat.


Sumber:Agus Rasidi





Okeh Boss... Sekarang Tinggal menerapkannya, mau gak..?


Sunday, December 23, 2007

Hidup Hanya Permainan


:: HiduP HaNYa PerMaiNaN ::


Saya masih kecil, dulu saya pernah ikut lomba bahasa inggris tingkat SD, nah saat itu saya menganggap bahwa saya harus berpikiran "saya harus menang", kalau dalam bahasa motivasi sich disebut afirmasi postif yang berulang-ulang..


Eeeh... Malahan pada saat lomba dimulai saya hanya masuk sepuluh besar, ya.. nomer sepuluh... Wuahaaha... Walaupun begitu saya tetap bangga menjadi nomer 10 walaupun itu cuman tingkat kabupaten ; Nganjuk yang pastinya.. Hiiiks... melas sekali yach..


Setelah saya trance atau saya foreseight atau halah, saya teliti, gitu ajah kok repottt, afirmasi yang saya lakukan itu malah menjadi vampire ato lintah sendiri bagi saya, yup benar, itu malah meng-absorb diri saya dalam hal daya ingat, kekuatan otak dan sebagainya leh karena itu, prioritaskanlah waktu yang mana meng-afirmatifkan diri ato yang mana saatnya bertarung di medan juang...


Jangan sampai afirmasi yang kita lakukan bukannya malah membuat kita menjadi lebih sukses dalam bertarung, tetapi malah jadi simbiosis parasitisme bagi diri kita sendiri..


Okelah, cara mengatasinya agar segera mem-block, usahakan latih fikiran anda untuk membanned kata afirmasi anda saat mengerjakan sesuatu yang kita-kira anda perlu butuh extra-konsentrasi. Beralihlah tenaga anda ke hal-hal lain yang lebih penting ato fokuskan ke kegiatan anda yang mau anda jalani


Nah, untuk selanjutnya anda dapat berfikir, bahwa hidup ini adalah suatu permainan, anda bisa jadi pemenangnya dan bisa saja jadi pecundangnya. Tentunya bukan berarti kita harus selalu menang dalam suatu hal, yang pasti bagaimana kita tetap bisa survive terhadap kekalahan kita saat jadi pecundang, dan bagaimana kita tetap survive agar tidak sombong pada saat kita mendapat kemenangan yang beruntun...