Motivasi Hari ini :

Semakin Anda memahami lebih banyak tentang dunia di sekitar Anda, semakin bergairah dan penasaran terhadap kenyataan hidup dalam hidup Anda. Gairah adalah salah satu elemen pokok yang meringankan upaya dan mengubah kegiatan-kegiatan yang biasa-biasa saja menjadi suatu pekerjaan yang dapat dinikmati. Semakin besar “Mengapa” Anda akan semakin besar energi yang mendorong Anda untuk meraih sukses. Mimpi tidak hanya membantu Anda berhadapan dengan kegagalan, tetapi mereka juga memotivasi Anda secara konstan. Mimpi masa kini adalah kenyataan hari esok. Anda bisa, jika Anda berpikir bisa, selama akal mengatakan bisa. Batasan apakah sesuatu masuk akal atau tidak, kita lihat saja orang lain, jika orang lain telah melakukannya atau telah mencapai impiannya, maka impian tersebut adalah masuk akal. Menuliskan tujuan akan sangat membantu dalam menjaga alasan melakukan sesuatu. Apakah kita bisa untuk mengemban misi kita? Insya Allah kita bisa, karena Allah Mahatahu, Allah tahu sampai dimana potensi dan kemampuan kita. Jika kita tidak merasa mampu berarti kita belum benar-benar mengoptimalkan potensi kita. Jika target obsesi itu baik, maka memiliki obsesi bukan hanya baik, tetapi harus. Karena motivasi dari sebuah obsesi sangat kuat. Untuk menjadi sukses, Anda harus memutuskan dengan tepat apa yang Anda inginkan, tuliskan dan kemudian buatlah sebuah rencana untuk mencapainya. Bisakah kita meraih sukses yang lebih besar lagi? Merumuskan Visi dan Misi adalah salah satu bentuk dalam mengambil keputusan, bahkan pengambilan keputusan yang cukup fundamental. Visi dan Misi Anda akan menjiwai segala gerak dan tindakan di masa datang. Jangan takut dengan gagalnya meraih visi, kegagalan meraih visi sebenarnya bukan suatu kegagalan, tetapi merupakan keberhasilan yang Anda tempuh meski tidak sepenuhnya. Visi itulah yang akan menuntun perjalanan hidup Anda. Menciptakan kebiasaan baru adalah salah satu dari kunci sukses. Jika anda ingin sukses Anda harus mulai menciptakan kebiasaan-kebiasaan yang akan membawa Anda kepada kesuksesan. Jika Anda ingin menang— dalam bisnis, karir, pendidikan, olah raga, dsb— maka Anda harus memiliki kebiasaan-kebiasaan seorang pemenang pula. Jika Anda ingin suatu kehidupan yang berbeda, buatlah keputusan yang berbeda juga. Tengoklah kembali perjalanan Anda saat ini, akan menuju kemana? Apakah ke arah yang lebih baik, atau ke arah yang lebih buruk, atau tetap saja seperti saat ini? Tetapkanlah sebuah putusan dan jalanilah menuju konsekuensinya. Potensial pilihan Anda begitu melimpah, keputusan Anda dapat saja merubah hidup Anda secara dramatis dalam waktu singkat. Hanya satu motivasi yang ada, yaitu Allah. Adapun motivasi lainnya harus dalam rangka “karena dan/atau untuk” Allah. Cinta terbesar dan cinta hakiki bagi orang yang beriman ialah cinta kepada Allah. Sehingga cinta kepada Allah-lah yang seharusnya menjadi motivator terbesar dan tidak terbatas. Sukses yang sudah Anda alami di masa lalu akan membantu untuk memotivasi Anda di masa yang akan datang. Jika Allah yang menjadi tujuan, kenapa harus dikalahkan oleh rintangan-rintangan yang kecil di hadapan Allah? Jika mencari nafkah merupakan ibadah, semakin kerja keras kita, insya Allah semakin besar pahala yang akan diberikan oleh Allah. Jika nafkah yang didapat merupakan bekal untuk beribadah, maka semakin banyak nafkah yang didapat, semakin banyak ibadah yang bisa dilakukan. Uang + Ahklaqul Karimah akan menjadi modal yang sangat berharga baik untuk Anda sendiri, maupun untuk kemajuan Umat Islam. Kejarlah keduanya. Jika niat sudah terpancang karena Allah, tidak akan ada halangan yang bisa menghentikan seseorang melakukan sesuatu. Niat karena Allah ialah motivator yang utama dan seharusnya menjadi satu-satunya motivator kita. Jangan sampai kita terlena untuk memenuhi kekayaan duniawi yang sifatnya hanya sementara saja, hingga kita lupa akan tugas kita yang sesungguhnya di dunia ini yaitu mengumpulkan perbekalan untuk menuju kampung akhirat yang kekal. Jadi perkayalah diri Anda baik dengan materi maupun dengan ruhani, dan bagikan kekayaan tersebut kepada orang-orang yang ada disekitar Anda, terutama yang lebih membutuhkan. Ada peluang dan ancaman dibalik harta yang kita miliki. Tindakan kita akan mengacu kepada apa yang ada dalam pikiran kita. Jangan terpaku dengan asumsi dan persepsi sendiri, karena bisa salah. Cobalah mulai membuka pikiran Anda terhadap pikiran orang lain, tentu saja dengan filter nilai-nilai yang Anda anut. Seperti perkelahian orang yang kecil dengan orang yang besar, jika mengadu tenaga atau kekuatan tentu saja si kecil akan kalah, tetapi dengan kecerdikan, si besar bisa dikalahkan. Sudahkah Anda melihat dan meneliti apa yang sudah Anda lakukan dan membuat rencana ke depan agar lebih baik? Proyek besar tidak bisa diselesaikan sekaligus, tetapi harus dibagi-bagi kebagian yang kecil dan dapat dikendalikan. Anda hanya memerlukan rencana yang sederhana dan tetap sederhana, yang penting Anda konsisten menjalankannya. Dua hal yang perlu Anda ketahui sebelum memulai bisnis, pertama ketahuilah bahwa bisnis itu tidak mudah, kedua bekali diri Anda dengan sikap dan keterampilan yang memadai. Tetapi yakinlah bahwa Anda bisa. Rencana adalah jembatan menuju mimpimu, jika tidak membuat rencana berarti tidak memiliki pijakan langkahmu menuju apa yang kamu cita-citakan. Putuskan apa yang Anda inginkan, kemudian tulislah sebuah rencana, maka Anda akan menemukan kehidupan yang lebih mudah dibanding dengan sebelumnya. Rencana memberikan arah langkah Anda. Kunci pengelolaan waktu yang efektif: mengeset prioritas dan konsentrasi pada satu pekerjaan pada satu waktu. Untuk mencapai puncak, Anda harus melalui anak tangga dan terus menerus naik, maka Anda akan mencapai puncak yang Anda inginkan. Jika sukses merupakan akibat, tentu saja ada sebabnya. Jadi langkah pertama jika Anda ingin sukses ialah dengan mengetahui terlebih dahulu sebab-sebab yang membuat orang lain sukses. Apa yang membedakan Anda dengan orang lain yang sukses? Jawabannya karena Anda tidak mengerjakan apa yang orang sukses kerjakan. Segala sesuatu yang kita kejar selalu menuntut bayaran. Hal yang paling umum yang diperlukan saat mengejar cita-cita ialah mengganggu zona nyaman. Suatu saat mungkin Anda merasa dunia ini bau terasi, kemana pun Anda pergi bau terasi selalu tercium. Sebelum Anda memutuskan bahwa dunia ini penuh dengan terasi, periksalah diri Anda mungkin ada terasi pada kumis atau pakaian Anda. Untuk mengubah sikap, ternyata tergantung pada diri Anda sendiri. Menghilangkan sifat dengki pada diri kita akan membantu kita menuju kesuksesan baik dunia maupun akhirat. Dengan disiplin bukan saja kita tidak mendapatkan sangsi, tetapi dengan disiplin kita akan meraih sukses, terhindar (insya Allah) dari kecelakaan, dan disiplin juga adalah ibadah. Bermimpilah, buatlah tujuan dari mimpi Anda, buatlah rencana, lakukan rencana, dan capailah mimpi Anda. Mungkin saja di tempat lain rezeki Anda sudah menunggu. Jika Anda mempunyai misi mulia, jangan takut untuk gagal, bukan hasil yang akan dinilai, tetapi usaha Anda untuk mencapainya. Jika kegagalan menghampiri Anda bukan berarti Anda harus menyerah, tetapi cari jalan lain, kemudian kerjakan lagi. Sekali lagi, jangan cepat menyerah. Menyerah adalah salah satu cara untuk gagal. Jangan lupakan kegagalan, tetapi ambilah hikmahnya. Lupakan kekecewaan, karena harapan dimasa depan masih terbentang luas dan begitu cerah. Jika sudah tidak ada harapan, cobalah jalan yang lain. Masih banyak jalan lain yang bisa membawa Anda menuju kesuksesan. Anda telah mendapatkan sesuatu yang berharga pada kegagalan sebelumnya, sehingga kini Anda telah lebih bijaksana, lebih berpengalaman, dan lebih terampil. Diantara ribuan peluang dan kesempatan, di sana ada kesuksesan, namun dikelilingi dengan kegagalan. Ambil kesempatan dan peluang tersebut, biarkan Anda gagal dalam proses menemukan kesuksesan tersebut. Setiap kegagalan yang Anda buat adalah anak tangga Anda menuju puncak, yaitu sukses. Setiap kegagalan yang Anda temukan, memberikan arah yang jelas menuju sukses. Kegagalan: * dapat memberikan kekuatan * ladang mendapatkan pahala * dapat menggali potensi Anda * mengembangkan kreatifitas Anda. Apabila apa yang sudah Anda rencanakan dan Anda mimpikan tidak terwujud dengan sukses, maka langkah yang paling baik Anda ambil adalah bertawakal pada Allah SWT Jadi, berharaplah banyak, tetapi jangan kecewa jika gagal. Kecewa atau tidak, semua tergantung Anda, tergantung bagaimana Anda menyikapi kegagalan. Berharap sedikit hanya akan menghambat Anda mengoptimalkan potensi Anda. Lebih banyak Anda mencoba, akan mendekatkan Anda kepada sukses, meskipun Anda akan mengalami banyak kegagalan. Namun cuma itulah yang kita diperlukan, karena kita sering tidak tahu mana yang akan berhasil. Kebahagian yang didapatkan oleh orang yang menghindari kekecewaan adalah kebahagian yang semu, dia bukan bahagia tetapi hanya tidak kecewa saja. Banyak perusahaan yang dimulai dengan modal besar bangkrut, sebaliknya bisnis dengan modal kecil banyak yang berhasil. Jadi bukan uang yang menentukan keberhasilan Anda! Ubahlah sudut pandang Anda terhadap kegagalan, maka Anda tidak akan kecewa terhadap kegagalan yang Anda alami, setidaknya kekecewaan Anda akan sedikit atau sementara saja. Allah SWT mungkin memberikan ujian berupa kegagalan dan kehilangan kepada kita untuk mengajarkan hikmah kepada kita. Mungkin, kegagalan, masalah, dan lingkungan yang tidak menyenangkan adalah sebagian dari skenario Allah SWT dalam membina diri kita. Jangan hiraukan opini negatif Anda, bentuklah kebiasaan beraksi agresif dan positif terhadap ancaman, masalah, dan kegagalan. Fokuskan diri Anda pada sasaran akhirnya, terlepas apapun yang terjadi saat ini. Jika sikap kita benar, pengalaman mengecewakan akan memberikan hikmah yang membuat kita bahagia. Mari kita sama-sama belajar kepada pengalaman. Bukan saja pengalaman diri kita saja, tetapi kita juga bisa belajar pada pengalaman orang lain. Pengalaman adalah guru yang bijak. Ketekunan dan kesabaran jika digabungkan menjadi modal yang sangat besar untuk meraih sukses. Keberhasilan Anda adalah ditentukan oleh Anda sendiri dan takdir Allah SWT. Bukan oleh orang lain. Ketimbang tersinggung dengan ejekan dan kritikan, akan lebih baik jika kita malah mengambil manfaatnya. Kadang ejekan dari musuh lebih jujur dari pada pujian seorang teman. Para pemenang mangambil tanggung jawab terhadap hidupnya. Mereka tidak pernah menyalahkan orang lain atau pun lingkungan. Mereka tidak suka mencari-cari alasan terhadap kegagalan mereka. Dengan hidup di atas garis, kita tidak akan mandeg dengan alasan kondisi atau apa pun yang terjadi pada diri kita. Hidup kita akan lebih hidup. Kita akan bergairah dan memiliki determinasi yang tinggi dalam mencapai cita-cita kita. Orang yang biasa berdalih tidak akan mengambil pelajaran dari kesalahan dan kegagalan, kerena dia sudah siap untuk berdalih lagi. Tidak akan ada keberhasilan tanpa tindakan. Tidak akan tindakan tanpa keberanian. Jadi tidak akan keberhasilan tanpa keberanian. Sukses sejalan dengan keberanian. Jika wawasan Anda akan semakin luas, Anda akan menemukan jalan-jalan baru untuk meraih sukses. Insya Allah dalam waktu yang tidak lama ketakutan pada diri Anda akan hilang. Jangan takut menambah saingan dengan membina orang lain, rezeki Allah begitu melimpah di bumi ini. Dan Allah telah menetapkan rezeki bagi setiap makhluk-Nya bahkan hewan melata sekalipun. Ketakutan-ketakutan akan membatasi Anda untuk melakukan berbagai hal yang sangat berarti bagi Anda. Mulailah sekarang juga untuk melangkah, menuju tujuan Anda meskipun selangkah demi selangkah tetapi akan membawa Anda ke tujuan, asal arah yang Anda tempuh benar. Mimpi memang sangat perlu untuk memelihara gairah hidup dan kemajuan, tetapi mimpi tanpa disertai tindakan hanyalah seperti pepesan kosong belaka. Aplikasi atau tindakanlah yang membuat orang sukses, tentu saja setelah mimpi yang tinggi dan ilmu yang mencukupi. Bagaimanapun mimpi yang bernilai tinggi otomatis memerlukan pengorbanan yang tinggi pula dan kerja yang terfokus. Diam tidak pasti, bertindak tidak pasti, kalau begitu mendingan kita bertindak. Semakin berkerja keras kita, semakin beruntung kita. Apalagi jika niat kita lurus, tidak ada kerja keras kita yang sia-sia. Allah Mahatahu, sehingga pasti akan tahu apa yang terbaik bagi kita, termasuk mungkin kita harus lebih banyak berusaha. Sedetik waktu terlewat, tidak akan pernah bisa kembali. Maka jangan sia-siakan waktu yang kita miliki. Sesungguhnya waktu adalah hidup, dan hidup sendiri adalah menjalani waktu. Sejauh mana Anda menghargai waktu, berarti sejauh itulah Anda menghargai hidup Anda. Bekerjalah sebaik mungkin, pikirkan berbagai kemungkinan yang terjadi, sehingga jika kemungkinan tersebut datang kita sudah siap. Bisa saja esok akan lebih sulit. Ketidakpastian selalu menyertai kita, jangan lari, percuma. Yang perlu dilakukan ialah gunakanlah kreatifitas Anda untuk mencari solusi-solusi baru dan tetaplah semangat untuk mengaplikasikan solusi-solusi tersebut. Mungkin saja setiap masalah dan tantangan yang kita anggap sulit itu masih ada solusinya, namun belum terpikirkan oleh kita. Hindarilah membatasi diri Anda, pikiran-pikiran Anda, atau mimpi-mimpi Anda, sebab, apa yang kita lakukan atau apa yang kita buat esok hari tidak pernah terpikirkan hari ini. Manusia sudah diberi kemampuan untuk berkreasi. Tidak ada waktu yang lebih baik selain sekarang untuk memulai hidup yang baik. Anda tidak perlu untuk menciptakan ulang kehidupan anda di waktu yang sudah lewat. Mulailah meskipun hanya dengan satu langkah, yang penting anda memulai, jangan ditunda untuk besok. Jika Anda ingin beruntung, persiapkan diri Anda dengan membina sikap Anda dan membekali diri dengan berbagai keterampilan yang memadai. Anak bebek akan bertingkah seperti ayam saat menganggap dirinya ayam. Sebaliknya anak bebek bertingkah laku sebagai mana bebek lainnya saat dia sadar kalau dia itu bebek. Fenomena ini juga berlaku pada manusia, dia akan bertingkah sesuai dengan anggapan pada dirinya sendiri. Sekali kita underestimate terhadap diri sendiri, kita akan rugi, karena potensi kita akan terkungkung oleh batas yang terlalu sempit dibandingkan dengan batas yang sebenarnya. Cacat atau kekurangan lainnya mem ang akan membatasi kebebasan kita di suatu sisi. Namun kebebasan itu banyak dan bermacam-macam, jika salah satu kebebasan kita terpenjara, kita masih bisa mencari kebebasan yang lainnya. Jangan menganggap diri kita tidak mampu sebelum mencoba, belajar, dan berlatih. Kita memiliki keunikan masing-masing yang dapat menjadi keunggulan kita masing-masing. Jika Anda belum merasa memiliki keunggulan saat ini, mungkin Anda belum memiliki semangat yang tinggi dan motivasi yang kuat dalam rangka menggali potensi Anda. Untuk meraih keunggulan lebih tinggi kita memerlukan bantuan orang lain. Dalam mengahadapi perubahan dan untuk menjadi manusia unggul ada satu jalan yang tidak boleh tidak harus kita lakukan, yaitu selalu memperbaiki diri terus-menerus. Allah SWT memerintahkan kita untuk mau berpikir tentang penciptaan-Nya yang begitu menakjubkan, rumit, dan kompleks. Namun semua itu telah Allah SWT tundukan untuk kita. Ini sebagai tanda bahwa manusia memiliki kemampuan (dari Allah) untuk menundukan apa yang ada di langit dan di bumi. Mengevaluasi apa yang kita lakukan dan semua pencapaian kita. Apapun hasilnya akan menjadi fondasi kuat untuk kehidupan kita dimasa mendatang yang lebih baik. Lalui kesulitan dan betakwalah, maka kemudahan pun akan datang. sumber: motivasi-islami.com Ketika satu pintu kebahagiaan tertutup, pintu yang lain dibukakan. Tetapi sering kali kita terpaku terlalu lama pada pintu yang tertutup sehingga tidak melihat pintu lain yang dibukakan bagi kita. Dalam hidup,terkadang kita lebih banyak mendapatkan apa yang tidak kita inginkan. Dan ketika kita mendapatkan apa yang kita inginkan, akhirnya kita tahu bahwa yang kita inginkan terkadang tidak dapat membuat hidup kita menjadi lebih bahagia Bermimpilah tentang apa yang ingin kamu impikan, pergilah ke tempat-tempat kamu ingin pergi. Jadilah seperti yang kamu inginkan, kerna kamu hanya memiliki satu kehidupan dan satu kesempatan untuk melakukan hal-hal yang ingin kamu lakukan. Masa depan yang cerah berdasarkan pada masa lalu yang telah dilupakan. Kamu tidak dapat melangkah dengan baik dalam kehidupan kamu sampai kamu melupakan kegagalan kamu dan rasa sakit hati. Waktu kamu lahir, kamu menangis dan orang-orang di sekelilingmu tersenyum. Jalanilah hidupmu sehingga pada waktu kamu meninggal, kamu tersenyum dan orang-orang di sekelilingmu menangis. Semoga kamu mendapat cukup kebahagiaan untuk membuat kamu bahagia, cukup cubaan untuk membuat kamu kuat, cukup penderitaan untuk membuat kamu menjadi manusia yang sesungguhnya, dan cukup harapan untuk membuat kamu positif terhadap kehidupan. Yang memimpin wanita bukan akalnya, melainkan hatinya. Hari ini bila ia datang, jangan biarkan ia berlalu pergi. Esok kalau ia masih bertandang, jangan harap ia akan datang kembali Sesuatu yang baik, belum tentu benar. Sesuatu yang benar, belum tentu baik. Sesuatu yang bagus, belum tentu berharga. Sesuatu yang berharga/berguna, belum tentu bagus. Agama menjadi sendi hidup, pengaruh menjadi penjaganya. Kalau tidak bersendi, runtuhlah hidup dan kalau tidak berpenjaga, binasalah hayat. Orang yang terhormat itu kehormatannya sendiri melarangnya berbuat jahat. -Pepatah Arab Jangan tertarik kepada seseorang kerna parasnya, sebab keelokan paras dapat menyesatkan. Jangan pula tertarik kepada kekayaannya kerna kekayaan dapat musnah. Tertariklah kepada seseorang yang dapat membuatmu tersenyum, kerna hanya senyum yang dapat membuat hari-hari yang gelap menjadi cerah. Sungguh benar bahwa kita tidak tahu apa yang kita miliki sampai kita kehilangannya, tetapi sungguh benar pula bahwa kita tidak tahu apa yang belum pernah kita miliki sampai kita mendapatkannya. Masa depan yang cerah selalu tergantung pada masa lalu yang dilupakan. Kita tidak dapat meneruskan hidup dengan baik jika tidak dapat melupakan kegagalan dan sakit hati di masa lalu. Tentang Waktu Ambillah waktu untuk berfikir, itu adalah sumber kekuatan. Ambillah waktu untuk bermain, itu adalah rahsia dari masa muda yang abadi. Ambillah waktu untuk berdoa, itu adalah sumber ketenangan. Ambillah waktu untuk belajar, itu adalah sumber kebijaksanaan. Ambillah waktu untuk mencintai dan dicintai, itu adalah hak istimewa yang diberikan Tuhan. Ambillah waktu untuk bersahabat, itu adalah jalan menuju kebahagiaan. Ambillah waktu untuk tertawa, itu adalah musik yang menggetarkan hati. Ambillah waktu untuk memberi, itu adalah membuat hidup terasa bererti. Ambillah waktu untuk bekerja, itu adalah nilai keberhasilan. Ambillah waktu untuk beramal, itu adalah kunci menuju syurga. Harta yang paling menguntungkan ialah SABAR. Teman yang paling akrab adalah AMAL. Pengawal peribadi yang paling waspada DIAM. Bahasa yang paling manis SENYUM. Dan ibadah yang paling indah tentunya KHUSYUK. Wanita yang cantik tanpa peribadi yang mulia ,umpama kaca mata yang bersinar-bersinar, tetapi tidak melihat apa-apa Jangan sekali-kali kita meremehkan sesuatu perbuatan baik walaupun hanya sekadar senyuman. Anda bukan apa yang anda fikirkan tentang anda, tetapi apa yang anda fikirkan itulah anda Hidup tak selalunya indah tapi yang indah itu tetap hidup dalam kenangan. Hidup memerlukan pengorbananan. Pengorbanan memerlukan perjuangan. Perjuangan memerlukan ketabahan. Ketabahan memerlukan keyakinan. Keyakinan pula menentukan kejayaan. Kejayaan pula akan menentukan kebahagiaan. Kekayaan bukanlah satu dosa dan kecantikan bukanlah satu kesalahan. Oleh itu jika anda memiliki kedua-duanya janganlah anda lupa pada Yang Maha Berkuasa. Sampan tidak akan dapat belayar di padang pasir betapa pun jua empuknya pasir itu -Pepatah Arab Perjalanan seribu batu bermula dari satu langkah. - Lao Tze Kalaulah anda tidak mampu untuk menggembirakan orang lain, janganlah pula anda menambah dukanya. Gantungkan azam dan semangatmu setinggi bintang di langit dan rendahkan hatimu serendah mutiara di lautan Saya percaya, esok sudah tidak boleh mengubah apa yang berlaku hari ini, tetapi hari ini masih boleh mengubah apa yang akan terjadi pada hari esok.

Saturday, July 16, 2016

Vaksin Palsu. Salah RS BPOM POLISI atau Menteri Kesehetan?




Tidak satupun musibah yang menimpa diri kalian dan yang di atas muka bumi kecuali telah tertulis sebelumnya (QS Al-Hadid: 22).

Demikian ayat suci yang terlintas pikiran saya ketika RS Multazam Medika yang kami kelola menerima surat panggilan dari Bareskrim terkait kasus vaksin palsu pada bulan Ramadhan yang lalu. Masya Allah, rupanya selama ini kami telah menjadi korban penipuan pembuat dan pengedar vaksin palsu. Astaghfirullah, kami telah ditipu.

Sepulang dari Bareskrim kami berpikir keras. Bukan karena interogasi yang terkesan menyudutkan. Atau menyesali kelengahan kami menjamin kualitas produk (padahal BPOM sendiri kesulitan membedakan antara vaksin asli dan palsu). Bukan pula potensi kasus hukum dan rusaknya reputasi yang selama ini kami bangun. Bukan itu semua.

Yang lebih menguras pikiran adalah bagaimana kami harus ikut bertanggung jawab karena secara moral kami adalah korban penipuan yang telah secara tidak sengaja menipu orang lain. Malu, marah, sedih, kecewa, kesal, takut, seluruhnya campur aduk jadi satu.

Sebelumnya kami lelah menunggu kiriman dari PT Biofarma, dan akhirnya terpaksa harus mencari dari sumber lain. Kami lengah karena harus berupaya semaksimal mungkin untuk menyediakan vaksin demi kepentingan pasien. Setelah kami lelah dan lengah kami pun akhirnya ditipu.

Toh kami tidak sendirian. Bersama kami ada ratusan fasilitas dan tenaga kesehatan yang ikutan tertipu. Termasuk pasien-pasien kami, yang mana sedang kami data untuk kami hubungi dan kemudian kami periksa satu persatu untuk memastikan bahwa vaksin yang telah mereka terima tidak berdampak buruk, sambil tak lupa memohon minta maaf plus memberikan vaksinasi ulang secara gratis. Ini pekerjaan tambahan yang insya Allah kami lakukan dengan ikhlas dan tanpa pamrih. Yang ini insya Allah mudah karena kami punya tim yang solid.

Yang sulit justru menghadapi tekanan dari pihak-pihak yang mencoba untuk mengambil keuntungan dan mempolitisir situasi ini.

Coba saja:

Pertama, Bareskrim habis-habisan menginterogasi padahal kami lebih tidak tahu tentang apa yang sebenarnya terjadi ketimbang mereka. Wong kami kan di sini saksi korban. Korban penipuan dajjal serakah yang menipu anak buah kami yang putus asa menunggu kuota dari PT Biofarma. Mungkin juga korban penipuan sindikat yang sengaja membuat stok langka di pasaran sehingga memuluskan langkah para tersangka. Mungkin juga permainan oknum.

Kedua, Komisi IX DPR-RI mengalihkan isu internal mereka dengan menekan Kemenkes untuk melaporkan hasil penyidikan sesegera mungkin. Padahal yang menyidik bukan Kemenkes melainkan Bareskrim Polri. Kemenkes dan BPOM sebetulnya paling rawan posisinya karena jadi ketahuan deh selama ini kondisi di lapangan seperti apa. Berarti ada yang tidak berfungsi dan bekerja. Kalau negara sigap, tentunya tidak akan seperti ini. Dan kasus ini bisa jadi hanya pucuk gunung es yang mudah-mudahan terbongkar tuntas karena sudah ada yang terlanjur menjadi tumbal, yakni para pasien dan kami para penyedia fasilitas kesehatan swasta.

Ketiga, Bu Menkes “cuci tangan" dengan main tembak mengumumkan nama kami, 14 fasilitas kesehatan swasta yang terkait kasus ini di media massa. Wah-wah-wah, padahal 20 orang yang jelas-jelas berstatus tersangka saja baru hanya disebutkan inisialnya. Kok para korbannya malah diumbar di publik? Padahal penyidikan belum tuntas dan akan diperluas. Lha kok tanpa ba-bi-bu langsung nama kami diumumkan? Jelas ini melanggar akal sehat, etika, dan asas praduga tidak bersalah. Terlebih selain meregistrasi dan mengawasi, tugas Kemenkes juga membimbing fasilitas kesehatan swasta, bukannya malah menjerumuskan seperti ini..

Keempat, seperti yang sudah diduga sebelumnya, semua latah. YLKI latah. Wartawan dan LSM lebih latah lagi. Sebentar lagi Facebook dan Whatsapp ikut latah. Yang disajikan akhirnya bukan berita melainkan tuduhan, kerancuan bahasa dan akhirnya opini dan prasangka. Apa mereka pikir kami rela mempertaruhkan reputasi kami hanya untuk mengejar "recehan" dari keuntungan vaksin? Apa mereka pikir kami untung bermilyar-milyar rupiah dari urusan vaksin? Faktanya, kami tertipu vaksin palsu senilai kurang lebih 11 juta rupiah sejak tahun 2015. Kalau harga vaksin sekitar Rp. 300 ribu, perkiraan saya korbannya sekitar 36 orang yang kesemuanya masih dalam proses pendataan. Tapi yang sudah jelas, 3 orang cucu pemilik Rumah Sakit dan beberapa orang anak karyawan kami juga ikut menjadi korban. Apakah penderitaan kami belum cukup juga?

Kelima, masalah di industri farmasi sebetulnya merupakan masalah "industri tetangga sebelah". Buat kami ini "roaming" alias "dunia lain" serta tidak bisa kami kontrol dinamikanya. Nah, siapa suruh vaksin hanya diproduksi oleh 1 BUMN yang untuk menjaga supply beberapa item vaksin saja tidak becus? Padahal pabrik obat dan vaksin banyak, impor pun bisa. Lalu, siapa suruh BUMN itu cuma tunjuk 4 distributor resmi untuk seluruh wilayah Indonesia? Salah desain monopoli, kenapa kami dan masyarakat yang dikorbankan? Kalau keaslian produk menjadi tanggungjawab penjual, kenapa pembeli yang dihakimi? Itu kan gunanya razia DVD bajakan dan apparel bermerk di mall-mall? Karena produsen produk asli merupakan pihak yang paling berkepentingan untuk mengamankan sales, melindungi merk, serta menjamin konsumen mereka agar tidak tertipu dan membeli barang palsu.

***

Ini semua adalah permainan yang sungguh aneh. Dan dikarenakan fasilitas kesehatan swasta menjadi korban yang paling hakiki, ini menjadi permainan yang sungguh tidak lucu. Seperti bocah yang jadi korban penipuan, lalu di-bully media dan masyarakat, lalu dibuang oleh Ibu Kemenkes yang takut kehormatannya tergores.

Yah, alhamdulillah aja deh.

Lho kok malah alhamdulillah? Ya alhamdulillah saja. Mungkin kami memang harus berlari (lagi) kepada Allah. Karena kami sedang tidak bisa lari kepada pemerintah, negara, apalagi pengacara. Kami terima apapun yang telah tertulis di atas sana, dan kami akan melanjutkan perjuangan ini bersama-sama. Kami tinggal menagih janji Allah bahwa "ketika datang kebenaran, maka yang bathil akan sirna" (QS al-Isra: 81). Adagium Jawanya: bechik kethithik, ala ketara. Suka-suka lah negara dan pemerintah mau bagaimana. Suka-suka pers lah mau memberitakan apa. Meminjam istilah Pak Jokowi: aku ra popo.

Alhamdulillah dulu saja. Ini peluang untuk kawan-kawan di RS Multazam Medika untuk semakin tidak mudah ditipu orang. Untuk semakin kritis memaknai hubungan bisnis dan kepercayaan. Untuk terus-menerus memperbaiki diri dalam berupaya semaksimal mungkin menjamin keselamatan dan kesehatan pasien. Untuk menegakkan Standard Operating Procedure. Dan ketika didzalimi begini, sebetulnya ini peluang untuk didengar doanya oleh Allah karena doa yang paling didengar adalah doa mereka yang terdzalimi. Industrinya begini, negaranya begini, persnya juga begini. Ya kita mau apalagi?

Yang penting kasus ini bisa diusut sampai tuntas. Yang penting kasus ini tidak terjadi lagi di kemudian hari. Dan mudah-mudahan kasus seperti ini tidak pernah menimpa keluarga kita sendiri.

Siapa tahu, ujian dan kasus semacam ini akan membawa kita naik kelas dan membuat kita semakin kuat serta fasih menertawai diri sendiri. Mumpung belum ada yang bisa produksi vaksin anti menangis.

Selamat hari Jum'at, Bobotoh Goyobod, mungkin enak ya kalau ada yang jual vaksin anti apes?

Tukang Goyobod,

Rancamaya


sumber gambar: kompas
sumber berita : forum ui

Monday, July 11, 2016

Surat Terbuka Dari Dokter Indonesia Untuk Kesehatan Lebih Baik


Kepada Yth.

Y.M. Presiden Republik Indonesia

Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia

Menteri Kesehatan Republik Indonesia

Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia

Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia


Melihat semakin maraknya praktek-praktek di masyarakat yang melakukan tindakan dan pekerjaan seolah-olah sebagai Tenaga Medis. Padahal menurut peraturan perundang-undangan tenaga medis yang dimaksud merujuk kepada Dokter dan Dokter Gigi.

Maka melalui surat ini saya sebagai Ketua Umum Perkumpulan Dokter Indonesia Bersatu, mengusulkan untuk membuat aturan yang lebih khusus dan atau lebih tegas yang mengatur kewenangan tenaga kesehatan yang medis dan non-medis. 

Peraturan perundang-undangan yang mengatur hal ini yaitu UU no. 29 tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran, ternyata sudah tergerus dan beberapa aturan di dalamnya mulai tidak relevan dengan munculnya juga aturan-aturan lain yang menyebabkan tumpang tindih dan menyebabkan "gesekan-gesekan" yang tidak diharapkan antar tenaga kesehatan.

Oleh karena itu saya mengusulkan dibuat undang-undang yang baru dan atau merevisi UU no. 29 tahun 2004 ini. Adapun dalam UU yang baru atau UU revisi, sangat diharapkan adanya penegasan antara Tenaga Medis dan yang bukan. Termasuk di dalamnya memuat aturan dan sangsi hukum bagi mereka-mereka yang melakukan tindakan-tindakan medis, padahal bukan merupakan tenaga medis.
Tujuan dari usulan ini adalah semata-mata demi kejelasan di tengah masyarakat, sehingga tidak membingungkan baik bagi masyarakat Indonesia maupun bagi tenaga medis itu sendiri. Dengan demikian, pelayanan kesehatan dan kedokteran di Indonesia akan lebih teratur sehingga kualitas pelayanan prima dan yang lebih bertanggungjawab dapat kita wujudkan bersama.

Terimakasih atas perhatiannya. Semoga bangsa kita akan makin maju dan berjaya di bidang kesehatan khususnya dan di semua lini pelayanan pada umumnya.
Jayalah Indonesiaku!
Indonesia Jayamahe!

Salam,
James Allan Rarung
Ketua Umum DPP Perkumpulan Dokter Indonesia Bersatu

Sumber :
Dokter Indonesia Bersatu
riauone.com
www.doktersiaga.com